JATIMTIMES - Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPC Partai Demokrat Kabupaten Situbondo menegaskan bahwa proses menuju pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur sejauh ini berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Bakomstra Demokrat Situbondo, Fendy, meminta seluruh pihak tidak membangun narasi yang dapat memperkeruh suasana menjelang pelaksanaan Musda Partai Demokrat Jawa Timur.
Baca Juga : Puguh DPRD Jatim Ajak Mahasiswa Malang Bersinergi Kawal Kebijakan Pendidikan
Menurut Fendy, saat ini tahapan Musda masih dalam proses dan belum memasuki pelaksanaan Musda itu sendiri. Karena itu, dinamika yang muncul menjelang agenda tersebut diharapkan tidak disikapi secara berlebihan.
"Sejauh ini proses menuju Musda berjalan aman dan kondusif. Kami mengajak semua pihak menghormati proses internal demokrasi kader Partai Demokrat," ujar Fendy, Selasa (25/8/2026).
Ia juga menanggapi adanya rencana aksi masyarakat yang bertepatan dengan agenda Musda. Menurutnya, keberadaan rencana aksi tersebut tidak serta-merta menunjukkan bahwa proses Musda sedang mengalami persoalan atau berada dalam situasi kisruh.
Fendy menilai, dinamika dan perbedaan aspirasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi dalam sebuah organisasi politik.
Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap aspirasi dapat disampaikan melalui mekanisme yang tepat serta tetap menghormati aturan organisasi Partai Demokrat.
"Biarkan proses Musda berjalan sesuai aturan organisasi. Perbedaan aspirasi adalah hal yang wajar, tetapi persatuan dan kondusivitas partai harus tetap dijaga," tegasnya.
Menurutnya, seluruh kader memiliki kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan dalam organisasi.
Baca Juga : Kirab Ancak Agung Warnai Maulid Nabi di Ponpes Sukorejo Situbondo, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Fendy berharap proses menuju Musda Demokrat Jawa Timur dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya narasi yang justru memperkeruh suasana. Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga komunikasi dan mengedepankan sikap saling menghormati.
Pihaknya menegaskan bahwa Demokrat Situbondo menghormati setiap aspirasi yang berkembang. Namun, penyampaian aspirasi tersebut diharapkan tetap dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu proses organisasi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah menyimpulkan bahwa adanya dinamika atau rencana aksi menjelang Musda sebagai tanda terjadinya konflik internal.
"Yang terpenting saat ini bagaimana seluruh tahapan dapat berjalan sesuai aturan dan tetap kondusif. Kami berharap Musda nantinya dapat terlaksana dengan baik dan demokratis," pungkas Fendy.