free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Gempa Susulan NTT Capai 4.256 Kali, BNPB Catat 36.163 Rumah Rusak

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

21 - Aug - 2026, 14:38

Loading Placeholder
Ilustrasi gempa. (Foto dari Pixabay)

JATIMTIMES - Gempa bumi susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus terjadi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 4.256 gempa susulan hingga Jumat (21/8/2026) pagi.

Data tersebut merupakan pembaruan hingga pukul 05.00 WIB. Dari ribuan gempa susulan yang tercatat, magnitudo terbesar mencapai M 6,2, sedangkan yang terkecil berada di angka M 1,1. "Total gempa bumi susulan: 4.256," tulis BMKG dalam siaran persnya, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga : Malaysia Siap Bantu Indonesia Atasi Kebakaran Kalimantan, Wilayah Udara Bisa Dibuka untuk Operasi Cuaca

BMKG juga mencatat sebanyak 31 gempa susulan memiliki magnitudo di atas M 5. Sementara itu, gempa yang dirasakan oleh masyarakat telah mencapai 118 kali.

Dampak rangkaian gempa di NTT juga masih terlihat dari kerusakan bangunan yang terus diperbarui berdasarkan hasil pendataan di lapangan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 36.163 unit rumah mengalami kerusakan akibat gempa.

Jumlah tersebut bertambah 7.187 unit dibandingkan data sebelumnya. BNPB menjelaskan, peningkatan angka kerusakan terjadi seiring proses verifikasi dan pendataan yang semakin akurat di wilayah terdampak.

"Data rumah yang rusak kami perbarui menjadi 36.163 unit. Terdapat penambahan sebanyak 7.187 unit dalam catatan kami seiring dengan proses pendataan yang semakin akurat di lapangan," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB, Kamis (20/8/2026).

Selain melakukan pendataan kerusakan, pemerintah juga masih menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Juga : Kala Pengadaan Burung Merpati HUT RI Tembus Rp 305 Juta di Tengah Bencana NTT hingga Kalimantan

Berton mengatakan, BNPB terus mengirimkan bantuan logistik ke wilayah terdampak. Pada 19 Agustus 2026, jumlah bantuan yang telah dikirimkan tercatat mencapai 167 ton.

Kemudian pada 20 Agustus 2026, BNPB kembali mengirimkan bantuan sebanyak 102 ton. Bantuan tersebut terdiri atas 42 ton donasi dan 60 ton yang berasal dari Dana Siap Pakai (DSP).

"Kami menyampaikan bahwa per tanggal 19 Agustus 2026, logistik yang dikirimkan sebesar 167 ton. Kemudian hari ini kami juga sudah berhasil mengirimkan 42 ton bantuan donasi dan 60 ton dari Dana Siap Pakai (DSP), sehingga total yang berhasil dikirimkan hari ini mencapai 102 ton," ujar Berton.

Dengan masih tingginya aktivitas gempa susulan, masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap mengikuti informasi dan arahan resmi dari BMKG serta pemerintah daerah. Warga juga perlu mewaspadai kondisi bangunan yang mengalami kerusakan untuk menghindari risiko tambahan akibat gempa susulan.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---