JATIMTIMES - Kementerian Kesehatan RI melakukan Screening Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang. Screening tersebut bertujuan mempercepat penemuan TB dan meningkatkan deteksi dini masalah kesehatan di lingkungan pesantren.
Screening TB digelar Kemenkes RI di SMA A Wahid Hasyim PP Tebuireng pagi tadi. Sedikitnya ada 2.481 santri dan 197 guru mengikuti Screening TB selama 3 hari ke depan.
Baca Juga : PT Info Jombang Media-UNDAR Jalin Kerja Sama Siapkan Beasiswa Mahasiswa
Screening ini menggunakan alat Screening Tuberkulosisi bernama Portable X-Ray yang bisa digunakan di mana saja. Seseorang cukup berdiri di depan alat Portable X-Ray milik Kemenkes RI, setelah itu hasil skrining bis langsung diketahui.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, screening TB di PP Tebuireng ini dalam rangka mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dalam mempercepat penemuan TB. Dengan menggunakan alat skrining Portable X-Ray ini, diharapkan bisa cepat mendeteksi TB.
"Penyakit ini obatnya ada kematiannya banyak, karena screeningnya terlambat. Sebab harus pakai X-Ray dan PCR. Nah sekarang dengab teknologi baru, X-Ray ini bisa kita bawa kemana-mana," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Kamis (20/08/2026).
Budi mengatakan, tingkat kematian akibat TB setiap tahun mencapai 120-140 ribu penderita. Karena itu, skrining TB dilakukan Kemenkes RI secara menyeluruh ke semua kelompok masyarakat. Salah satunya di kalangan pesantren.
"Bapak Presiden Prabowo ingin TBC itu agar bisa tereliminasi dari Indonesia. Tadi sudah dicek, ditemukan 26 orang terindikasi TB. Kalau ketemu gini bisa diobati dan tidak menular," ucapnya.
Baca Juga : Aksi Joget dan Saweran Pengajar SMP di Lamongan Jadi Sorotan
Sementara, Jajaran Pengasuh PP Tebuireng Jombang Ny Hj Lelly Lailliya mengapresiasi Kemenkes RI yang menggelar Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis di PP Tebuireng. Ia menyampaikan, Kemenkes RI akan memberikan pengobatan gratis terhadap santri yang terindikasi TB dari hasil skrining tersebut.
"Kebetulan tadi ditemukan 26 siswa yang ada indikasi TBC. Nah untuk santri Tebuireng tidak perlu khawatir tertular. Karena nanti diberikan obat oleh Kemenkes RI secara gratis selama 1-3 bulan," pungkasnya.(*)