free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Situbondo Sambut Baik Wacana Sertifikat Pramuka Garuda Jadi Lisensi Masuk TNI-Polri

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : A Yahya

14 - Aug - 2026, 10:25

Loading Placeholder
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Situbondo sekaligus Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah saat peringatan Hari Pramuka ke 65, Jumat (14/8/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Situbondo mendorong agar sertifikat atau lencana Pramuka Garuda mendapat perhatian lebih dalam proses rekrutmen anggota TNI dan Polri. 

Hal tersebut dinilai layak dipertimbangkan sebagai salah satu bentuk rekam jejak dan prestasi calon peserta karena untuk meraih predikat Pramuka Garuda membutuhkan proses panjang dan tidak mudah.

Baca Juga : Hari Pramuka ke-65, Bupati Situbondo Ajak Generasi Muda Perbanyak Teman dan Warnai Daerah dengan Prestasi

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Situbondo, Ulfiyah, mengatakan pihaknya menyambut baik wacana tersebut, bahkan ia menyatakan sempat berkoordinasi dengan Komandan Kodim (Dandim) 0823/Situbondo terkait wacana tersebut.

Menurut Ulfiyah, saat itu pihaknya menunjukkan informasi mengenai wacana sertifikat Pramuka menjadi salah satu persyaratan atau pertimbangan dalam penerimaan TNI dan Polri. Respons dari Dandim, kata dia, cukup positif karena kegiatan kepramukaan memang telah mendapatkan perhatian.

"Kami bermohon bagaimana Sertifikat Pramuka Garuda ini betul-betul menjadi salah satu lisensi untuk mereka masuk tanpa adanya tes dan semuanya. Karena kita tahu, perjuangan adik-adik Pramuka ini luar biasa. Untuk mendapatkan Pramuka Garuda itu tidak mudah," ujar Ulfiyah, Jumat (14/8/2026) usai gelaran apel akbar hari pramuka ke 65 di Alun-alun Kabupaten Situbondo.

Ia menilai, predikat Pramuka Garuda tidak diberikan secara instan. Seorang anggota Pramuka harus melalui proses pembinaan dan penilaian yang panjang sebelum mendapatkan lencana tersebut.

Karena itu, Kwarcab Situbondo berharap prestasi tersebut dapat menjadi salah satu bentuk pengakuan dalam perjalanan pendidikan maupun karier anggota Pramuka, khususnya bagi mereka yang memiliki cita-cita mengabdi melalui institusi TNI maupun Polri.

Di Kabupaten Situbondo sendiri, jumlah anggota yang telah mendapatkan predikat Pramuka Garuda saat ini sudah mencapai ratusan orang. Namun, Ulfiyah menyebut data secara rinci masih dalam proses pendataan dan persebaran oleh sekretariat Kwarcab.

"Yang pasti saat ini sudah ada ratusan. Itu pun baru kami lakukan karena melalui proses yang teramat lama. Baru saat ini kita besar-besaran memberikan lencana Pramuka Garuda," jelasnya.

Selain mendorong penguatan apresiasi terhadap Pramuka Garuda, Kwarcab Situbondo juga memberikan perhatian terhadap 32 anggota Pramuka yang diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) di Cibubur, Jakarta Timur.

Ulfiyah berpesan kepada para peserta Jamnas agar menjaga nama baik Kabupaten Situbondo selama mengikuti kegiatan nasional tersebut. Salah satu hal utama yang ditekankan adalah menjaga akhlak dan tata krama.

"Jaga akhlakul karimah. Tunjukkan bahwasanya Situbondo, untuk naik kelas, memiliki tata krama yang utama," pesannya.

Selain menjaga sikap, para peserta juga diminta aktif dan kreatif selama mengikuti Jamnas. Mereka didorong untuk memanfaatkan momentum tersebut untuk berinovasi, berkenalan dengan anggota Pramuka dari daerah lain, serta mengembangkan potensi dan talenta yang dimiliki.

Baca Juga : Kombes Reza Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT ke-81 RI, Ini Profil Lengkapnya

"Silakan melakukan inovasi, berkenalan, dan kembangkan talentanya di sana," imbuhnya.

Namun, di balik berbagai pengalaman yang akan diperoleh selama Jamnas, Ulfiyah memberikan pesan sederhana kepada seluruh peserta, yakni menjaga keselamatan dan pulang kembali ke Situbondo dalam kondisi baik, "Yang terpenting, pulang dengan baik," tegasnya.

Lebih jauh, Ulfiyah menjelaskan bahwa Kwarcab Pramuka Situbondo ke depan tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial maupun perkemahan. Gerakan Pramuka diharapkan mampu menghasilkan generasi muda yang mandiri dan memiliki karakter kuat.

Salah satu tantangan yang ingin dijawab melalui kegiatan kepramukaan adalah ketergantungan generasi muda terhadap gadget. Menurutnya, Pramuka memiliki tugas untuk mendorong anak-anak muda agar mampu mengurangi penggunaan gadget secara berlebihan.

"Kemandirian, salah satunya adalah bagaimana anak-anak muda kita ini bisa meminimalisir penggunaan gadget. Itu tugas Pramuka," ungkapnya.

Selain kemandirian, pendidikan karakter dalam Pramuka juga diarahkan untuk menanamkan sikap berbakti kepada orang tua. Nilai tersebut, kata Ulfiyah, merupakan bagian penting yang diajarkan dalam kepramukaan.

"Karena di Pramuka diajarkan hal-hal seperti itu," katanya.

Dengan demikian, Kwarcab Pramuka Situbondo ingin menjadikan Gerakan Pramuka sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda. Tidak hanya terampil dalam berbagai kegiatan, anggota Pramuka juga diharapkan memiliki akhlak, kreativitas, keberanian, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta kepedulian terhadap keluarga dan lingkungan.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---