JATIMTIMES - Upaya melakukan stabilisasi harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok terus dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung dengan menggelar operasi pasar di Desa Domasan, Kecamatan Kalidawir. Operasi pasar ini dilaksanakan menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia tahun 2026.
Operasi pasar yang merupakan upaya pengendalian inflasi ini, menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tulungagung Fajar Widariyanto, menyalurkan komoditas pangan di berbagai wilayah.
Baca Juga : Tri Hariadi Dilantik sebagai Sekda Tulungagung, Ini Harapan Bupati
"Kami juga menggelar operasi pasar komoditas pangan dengan menggandeng beberapa pihak," kata Fajar Widariyanto.
Operasi pasar di Desa Domasan, Kecamatan Kalidawir ini dilaksanakan pada Rabu mulai 5 Agustus 2026 pukul 08.30 WIB.
Dalam kegiatan ini, produk yang dijual antara lain beras medium SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), Minyakita, beras premium, tepung terigu, mi instan, minyak goreng premium, gula pasir, telur ayam ras, cabai rawit, bawang putih dan bawang merah.
Kali ini Disperindag Tulungagung bekerja sama dengan berbagi distributor. Pihak yang digandeng Disperindag antara lain Bulog Kancab Tulungagung, Toko Sahabat, peternak telur ayam ras, CV Sanjaya dan PT.Sinergi Distribusi Utama.
"Dalam rangka upaya preventif pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, keterjangkauan harga bagi konsumen dan memastikan barang kebutuhan tersedia," ungkapnya.
Warga yang datang menyerbu lokasi operasi pasar ini antusias belanja barang yang harganya di bawah harga pasaran. "Kegiatan berjalan lancar dan tiap lokasi yang kita gelar operasi pasar selalu disambut hangat dan warga antusias berbelanja," terangnya.
Baca Juga : Stabilisasi Harga, Disperindag Tulungagung Gelar Operasi Pasar di Desa Ngrejo
Tokoh masyarakat Domasan, Ahsin (48), mengatakan senang dengan kegiatan operasi pasar ini. "Mengantar istri belanja. Begitu ada kabar operasi pasar, kami langsung ke lokasi dan syukur sekali ternyata semua harga kebutuhan yang dijual murah-murah," ucapnya.
Ia berharap, kegiatan operasi pasar yang langsung ke desa ini dapat lebih sering dilaksanakan agar beban masyarakat terbantu lamaran harga lebih murah daripada di toko.
"Kegiatan operasi pasar ini sangat membantu beban warga di sini, kami dapat belanja bahan kebutuhan pokok lebih murah dan semoga lebih sering ada kegiatan serupa," ungkapnya.