JATIMTIMES - Satu produk untuk berbagai fungsi jadi tren yang semakin digemari pencinta makeup. Salah satunya adalah penggunaan blush on cair sebagai pengganti color corrector untuk menyamarkan mata panda. Selain dianggap lebih praktis, trik ini juga dinilai bisa menghemat pengeluaran karena tidak perlu membeli produk tambahan.
Cara ini dinilai praktis karena memanfaatkan produk yang sudah dimiliki, sehingga pengguna tidak perlu membeli color corrector khusus. Namun, apakah trik tersebut benar-benar efektif?
Baca Juga : Bupati Sanusi Tegas Larang Aktivitas LGBT di Kabupaten Malang
Makeup artist profesional, Pao Hilda Afiani, mengatakan blush on cair memang busa menjadi alternatif sementara untuk membantu menetralkan warna gelap di bawah mata. Hanya saja warna yang dipilih tetap harus disesuaikam dengan undertone kulit dan diaplikasikan dengan jumlah yang tepat.
“Secara teori, blush on cair dengan warna pink dapat membantu menetralkan area bawah mata pada kulit ber-cool undertone, sedangkan warna peach atau oranye lebih cocok untuk warm undertone. Namun, hasilnya tidak akan sama persis dengan color corrector karena formulanya memang berbeda,” kata Pao.
Menurut dia, pengguna sebaiknya hanya mengaplikasikan blush on cair dalam jumlah tipis sebelum menggunakan concealer. Setelah itu, concealer dibaurkan terlebih dahulu pada area bawah mata, baru dilanjutkan dengan cushion atau foundation secukupnya agar riasan tidak terlihat tebal dan mudah masuk ke lipatan bawah mata.
Pao menjelaskan, salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah langsung menumpuk cushion di area bawah mata setelah memakai concealer. Padahal, sisa produk yang ada pada puff sudah cukup untuk meratakan warna kulit tanpa membuat hasil makeup menjadi berat atau mudah creasing.
“Kunci makeup bawah mata yang rapi bukan pada banyaknya produk yang dipakai, tetapi pada teknik layering. Gunakan produk setipis mungkin dan baurkan dengan baik agar hasilnya tetap natural serta tidak mudah retak,” jelasnya.
Baca Juga : Pemkab Bondowoso Siapkan Revisi 35 Perda agar Selaras dengan KUHP Nasional
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan mengikuti tren menggunakan lip cream sebagai color corrector. Meski beberapa orang merasa cara tersebut berhasil, kandungan dan fungsi lip cream berbeda dengan produk yang memang dirancang untuk area wajah.
“Lip cream diformulasikan untuk bibir, bukan untuk area kulit di bawah mata yang jauh lebih tipis dan sensitif. Pada sebagian orang mungkin tidak menimbulkan masalah, tetapi pada kulit yang sensitif bisa memicu iritasi atau menyumbat pori. Karena itu, sebaiknya gunakan produk sesuai fungsinya,” tegas Pao.
Pao menambahkan, penggunaan blush on cair sebagai pengganti color corrector bisa menjadi solusi praktis bagi pemula atau saat kondisi darurat. Namun, bagi mereka yang memiliki lingkar hitam cukup pekat, color corrector tetap menjadi pilihan yang lebih optimal karena memiliki pigmen yang memang dirancang untuk menetralisir perubahan warna kulit sebelum penggunaan concealer.