free web hit counter
Promo Tokopedia
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Menghilang 2 Minggu, Wanita Lansia Ditemukan Tewas di Perkebunan

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : A Yahya

31 - Jul - 2026, 18:28

Loading Placeholder
Personel gabungan saat mengevakuasi jasad seorang lansia yang ditemukan pada area perkebunan di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Mayat seorang wanita lansia ditemukan tergeletak pada area perkebunan di Dusun Blandit, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang sebelum akhirnya ditemukan tewas dalam kondisi telah membusuk setelah sekitar dua minggu kemudian.

Informasi peristiwa penemuan mayat tersebut juga sempat viral dan turut beredar pada sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan keterangan dan dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES pada Jumat, 31 Juli 2026, nampak mayat yang telah membusuk di tengah area perkebunan warga.

Baca Juga : Nyeri Lutut Tak Selalu Karena Usia, Kenali Kapan Harus Memeriksakan Diri

Sejumlah personel gabungan yang turut melibatkan kepolisian kemudian mengevakuasi mayat tersebut serta memasang garis polisi. Langkah tersebut dilakukan guna kepentingan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Singosari AKP Achmad Zainuddin menuturkan, peristiwa penemuan mayat yang kini viral tersebut terjadi pada Kamis, 30 Juli 2026. "Korban ditemukan dalam keadaan terlentang di kebun dalam kondisi yang sudah tidak bernyawa," tuturnya.

Mayat korban ditemukan pertama kali oleh saksi yang bernama Sutari. Pada saat itu, saksi yang merupakan warga setempat tersebut hendak mencari kayu di sekitar area ditemukannya korban. "Saksi kemudian melihat sesosok mayat," imbuhnya.

Mengetahui hal itu, saksi kemudian turun gunung untuk memberitahukan informasi penemuan mayat tersebut kepada warga. Informasi tersebut selanjutnya diberitahukan oleh warga kepada pihak perangkat desa.

"Warga beserta perangkat desa kemudian menuju ke lokasi guna memastikan informasi penemuan mayat yang disampaikan oleh saksi tersebut," tuturnya.

Ketika tiba di lokasi kejadian, warga beserta perangkat desa menemukan mayat yang sebagian badannya sudah dipenuhi belatung. Peristiwa tersebut pada akhirnya disampaikan kepada kepala desa setempat.

Personel gabungan dari petugas Polsek dan Koramil Singosari, tim medis dari puskesmas serta para relawan kemudian bergegas menuju ke lokasi kejadian. "Jenazah korban kemudian di evakuasi guna kepentingan penyelidikan," imbuhnya.

Pada serangkaian penyelidikan tersebut, pihak kepolisian juga turut menghimpun keterangan dari sejumlah saksi. Termasuk meminta keterangan dari warga yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut, yakni Sutari.

"Saksi (Sutari, red) menerangkan bahwa sekitar 14 hari sebelum ditemukan meninggal, korban masih berada di area Gunung Tumpeng. Korban pada saat itu sedang sendirian untuk mencari kayu," ujarnya.

Berdasarkan hasil identifikasi pihak kepolisian, identitas korban pada akhirnya berhasil diketahui. Yakni seorang wanita lansia 82 tahun yang berinisial SK warga asal Desa Kemiri, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Baca Juga : Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Panduan Lengkap War Tiket dan Syaratnya

"Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa korban telah meninggalkan rumah sejak Jumat tanggal 10 Juli 2026," imbuhnya.

Sebelum meninggalkan rumah, korban sempat menyampaikan kepada anaknya jika ia hendak mencari kayu untuk dipakai sebagai bahan kayu bakar. "Sesuai keterangan dari anaknya, korban punya riwayat pikun dan waktu itu juga sudah dalam kondisi sakit," bebernya.

Berdasarkan pengakuan pihak keluarganya, sebelum ditemukan meninggal, korban memang sudah sering berpergian hingga ke sejumlah wilayah. Termasuk ke Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari hingga ke wilayah Desa Gunung Jati, Kecamatan Jabung.

Hal itulah yang dimungkinkan membuat pihak keluarga sempat mengira jika korban sedang berpergian ketika tidak ada di rumah. Hingga akhirnya, pada beberapa waktu lalu keberadaannya sempat diketahui warga sebelum akhirnya ditemukan tewas dua minggu kemudian.

Di sisi lain, petugas medis juga telah memeriksa kondisi fisik pada jenazah korban. Hasilnya, tidak ditemukan bekas luka maupun kekerasan pada tubuh korban.

"Korban sudah dalam keadaan meninggal dengan estimasi dua mingguan hingga akhirnya ditemukan. Tidak ada kekerasan maupun luka-luka akibat pukulan benda tumpul pada jenazah korban," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga tidak menutut secara hukum terkait kematian korban. Pihak keluarga korban kemudian membuat surat pernyataan yang juga turut diketahui oleh Ketua RT serta Kepala Desa Kemiri. "Keluarga korban telah menerima kejadian kematian korban serta tidak menuntut kepada pihak manapun," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---