JATIMTIMES - Grand Carnival Jember Fashion Carnival (JFC) 2026, tidak hanya diikuti oleh deretan artis papan atas Indonesia, sejumlah pejabat juga hadir menyaksikan event kebanggan Indonesia tersebut, di antaranya Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, dan sejumlah pejabat pusat dan daerah.
Devile Grand Carnival pada JFC 2026 yang mengambil tema HEAL, yakni Humanity, Earth And Life ini, diawali oleh devile sejumlah artis seperti Zack Lee, Ingrid, Andin, Sisca JKT48, Bule Barbie, deretan putri Indonesia dan juga Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak bersama Istrinya Armui Bachsin dan juga putri sulungnya Lakeisha Ariestia Dardak.
Baca Juga : Shin Tae Yong Diterpa Isu Sanksi 10 Tahun, Persija Tetap Beri Dukungan Penuh
Bahkan penampilan keluarga Wagub Jatim ini memukai ribuan penonton, terutama hadirnya Lakeisha Ariestia Dardak, yang cantiknya tidak mengalahkan ibunya Arumi Bachsin.
"Pak Wagub seperti membawa dua putri kembar, istri dan anaknya sama-sama cantik," ujar Andre salah satu konten creator yang ikut memanfaatkan momen JFC sebagai bahan kontennya.
Sedangkan Widiyanti Putri Wardhana Menteri Pariwisata RI yang membuka acara Grand JFC 2026, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Jember Fashion Carnival, karena dinilai mampu membawa budaya Indonesia ke kancah Internasional.
"Hari ini, kita semua berkumpul di Jember, untuk menyaksikan karnaval, yang memiliki kekuatan budaya yang besar, dan membuat bangga kita semua sebagai warga Indonesia," ujar Widiyanti.
Tidak hanya itu, konsistensi JFC dalam menggelar event tahunan dan memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah dunia ini, juga memantik kreatifitas daerah lainnya di Indonesia.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada JFC, yang telah menjadi kebanggan Indonesia, dimana sebuah mimpi besar dari Kota Jember, yang melahirkan inspirasi ke daerah lain di Indonesia," jelasnya.
Tidak hanya itu, menurut Widiyanti, JFC bukan sekedar pertunjukan seni saja, lebih dari itu, JFC merupakan wadah penting untuk menjaga budaya dan identitas Indonesia.
"Pada acara ini, identitas dan budaya bangsa kita, dikenal di seluruh dunia, JFC telah membawa magnet budaya kita dikenal di dunia, melalui kreatifitas budaya di JFC ini, banyak wisatawan yang datang ke Indonesia," paparnya.
Tidak hanya berdampak pada Pariwisata di Indonesia, JFC juga memberi dampak ekonomi secara langsung terhadap masyarakat luas, terutama pelaku usaha dan UMKM lokal.
Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait SE. MSc., sendiri menyatakan, bahwa event JFC telah membuat perputaran ekonomi masyarakat Jember tumbuh, baik di sektor wisata maupun UMKM nya.
"Ada perputaran uang yang cukup besar dalam event JFC ini, baik dari segi wisatanya, maupun UMKM nya, bahkan kami ingin, event seperti JFC ini digelar setiap bulan atau tiga bulan sekali," pungkas Bupati. (*)