JATIMTIMES - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka Program Aksara (Aksi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat) oleh Mahasiswa tahun 2026. Program ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kolaborasi, dan inovasi.
Program Aksara dijalankan oleh organisasi kemahasiswaan intrakampus dengan pendampingan dari tim dosen. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa juga akan bekerja sama dengan berbagai mitra, baik pemerintah maupun mitra masyarakat di lokasi pengabdian.
Baca Juga : Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026: Kick-off 25 Juli, Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Malam
Bagi mahasiswa yang ingin memperkaya pengalaman organisasi sekaligus menambah portofolio pengabdian, Program Aksara 2026 dapat menjadi kesempatan yang patut dipertimbangkan.
Apa Itu Program Aksara Mahasiswa?
Berdasarkan penjelasan dalam siaran peluncuran Program Aksara yang ditayangkan melalui kanal YouTube Kemdiktisaintek, Aksara merupakan program pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penyelesaian berbagai persoalan di daerah melalui kolaborasi mahasiswa, dosen, dan mitra.
Kegiatan ini berlangsung selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026, dengan beban kerja efektif minimal 160 jam.
Skema Program Aksara Mahasiswa 2026
Pada tahun 2026, Program Aksara terdiri atas dua skema utama.
1. Aksara Peduli
Skema ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat untuk menjawab berbagai isu prioritas nasional, meliputi:
• Ketahanan pangan
• Energi
• Kesehatan
• Ekonomi kreatif
• Ekonomi hijau
• Ekonomi biru
• Permasalahan lain yang sesuai dengan kebutuhan wilayah sasaran.
2. Aksara Sirkular
Skema ini berfokus pada pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui berbagai kegiatan, seperti:
• Edukasi pengelolaan sampah
• Pemilahan sampah dari sumber
• Penerapan teknologi pengolahan sampah
• Penguatan TPS 3R dan bank sampah
• Pengembangan kelembagaan
• Penerapan ekonomi sirkular.
Besaran Dana Program
Kemdiktisaintek menyediakan pendanaan sebesar Rp 80 juta hingga Rp 120 juta untuk setiap proposal yang lolos seleksi.
Dalam ketentuannya, minimal 60 persen dari anggaran yang diajukan wajib dialokasikan untuk penerapan teknologi dan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi mitra sasaran di lokasi pengabdian.
Baca Juga : KPPN Apresiasi Tata Kelola MTsN 1 Kota Malang, Raih Peringkat III Satker Berkinerja Terbaik
Cara Mengajukan Proposal Program Aksara
Bagi mahasiswa dan dosen yang ingin mengikuti program ini, pengajuan proposal dilakukan melalui sistem BIMA dengan tahapan sebagai berikut:
• Menentukan skema program dan persoalan prioritas yang akan diselesaikan.
• Menetapkan lokasi kegiatan, mitra sasaran, serta mitra pemerintah.
• Menyusun tim yang terdiri atas mahasiswa, dosen pendamping, serta menyiapkan teknologi atau inovasi yang akan diterapkan.
• Menyusun proposal sesuai format yang telah ditentukan.
• Mengunggah proposal melalui akun ketua tim dosen pada Sistem BIMA.
Jadwal Program Aksara Mahasiswa 2026
Berikut tahapan pelaksanaan Program Aksara 2026:
• Juli 2026: Sosialisasi dan penerimaan proposal.
• Agustus 2026: Seleksi proposal, pengumuman penerima pendanaan, dan penandatanganan kontrak.
• Agustus–Desember 2026: Pelaksanaan kegiatan di lapangan.
• Oktober 2026: Penyampaian laporan kemajuan.
• November 2026: Pemantauan dan evaluasi internal serta evaluasi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek.
• Desember 2026: Penyampaian laporan akhir dan seminar dampak program.
Selain menjalankan kegiatan selama enam bulan, peserta juga diharapkan menyusun rencana keberlanjutan agar manfaat program tetap dirasakan masyarakat setelah pendampingan berakhir.