JATIMTIMES - Langit Malang Raya menyuguhkan pemandangan yang memikat pada Jumat (17/7/2026) petang. Fenomena konjungsi Bulan sabit muda dengan planet Venus atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Bintang Kejora tampak menghiasi ufuk barat sesaat setelah Matahari terbenam.
Di atas langit Malang Raya bulan sabit terlihat bersinar lembut, sementara tepat di atasnya tampak sebuah titik cahaya terang yang mencolok. Cahaya tersebut merupakan planet Venus, objek langit yang dikenal sebagai benda langit paling terang setelah Matahari dan Bulan sehingga mudah diamati dengan mata telanjang ketika kondisi cuaca cerah.
Baca Juga : 3 Duel Penentu Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Akankah Messi Angkat Trofi Lagi?
Keindahan fenomena astronomi itu berhasil diabadikan oleh warga Malang, Firda Amalia. Dalam potret yang diambilnya, langit senja bergradasi jingga kebiruan menjadi latar sempurna bagi Bulan sabit dan Venus yang tampak seolah saling berdampingan.
Pemandangan tersebut menghadirkan siluet langit yang menenangkan sekaligus memanjakan mata para pengamat. Firda mengatakan meski mengaku belum mahir mengatur pengaturan kamera, tetap bersyukur dapat mengabadikan pemandangan langit yang sangat istimewa dari gawainya.
“Sayang aku belum bisa setting kamera, jadi hasilnya ya seperti itu. Tapi ini pertama kalinya aku bisa mengabadikan momen langka yang cantik sekali di tengah cuaca yang cerah,” kata Firda, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, fenomena ini sangat memanjakan mata. Terlebih dilihat dalam kondisi cuaca yang cerah.
Fenomena ini juga menarik perhatian pegiat astronomi Rogbi Adam. Melalui pengamatannya, ia menjelaskan bahwa titik terang yang berada di atas Bulan sabit bukanlah bintang, melainkan planet Venus.
“Kalau ada titik terang di atas Bulan sabit malam ini, itu adalah planet Venus. Saat dilihat menggunakan aplikasi astronomi, terlihat jelas bahwa objek di atas Bulan memang Venus,” kata Rogbi.
Ia mengatakan, fenomena tersebut dapat diamati dengan mudah menggunakan mata telanjang. Namun, penggunaan kamera profesional mampu memperlihatkan detail langit yang jauh lebih indah dibandingkan kamera ponsel.
Baca Juga : Dosen Hukum UGM Diintimidasi usai Kritik Menteri PU, Data Pribadi Disebar dan Diminta Hapus Cuitan
“Kalau dilihat dari kamera HP sudah terlihat, tetapi ketika menggunakan kamera profesional hasilnya jauh lebih indah. Masya Allah, indah banget ciptaan Tuhan,” kagumnya.
Menurut Rogbi, Venus memang sering dijuluki Bintang Kejora karena tampil sangat terang di langit saat fajar atau selepas Matahari terbenam. Meski kerap disebut bintang, Venus sebenarnya merupakan planet yang memantulkan cahaya Matahari sehingga tampak berkilau dari Bumi.
Fenomena konjungsi sendiri merupakan peristiwa ketika dua benda langit tampak berdekatan jika dilihat dari Bumi. Meski terlihat berdampingan, keduanya sebenarnya dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh di ruang angkasa.
Momen seperti ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun para pemburu foto langit. Selain menghadirkan panorama yang memukau, fenomena tersebut juga menjadi pengingat akan keindahan alam semesta yang dapat dinikmati tanpa alat khusus, selama cuaca mendukung dan langit cukup cerah.