free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hiburan, Seni dan Budaya

Banyuwangi Ethno Carnival, Para Pedagang Siap Panen Rezeki 

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Yunan Helmy

16 - Jul - 2026, 10:00

Loading Placeholder
Para pedagang kaki lima yang antusias menyongsong BEC 2026 di Banyuwangi. (Istimewa)

 

JATIMTIMES  – Parade etnik Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 digelar sepanjang jalur Kawasan Taman Blambangan sampai dengan depan kantor Pemkab Banyuwangi Sabtu 18 Juli 2026 mendatang. Acara itu bukan hanya ditunggu para wisatawan dan masyarakat, tetapi juga bagi pedagang yang sangat antusias menyambut dan berharap panen rezeki dalam even tahunan itu.

Gelaran  BEC selalu membawa berkah bagi pelaku usaha kecil. Seperti yang dikatakan Iwan, pedagang kaki lima di Jalan Letjen Sutoyo, penyelenggaraan BEC selalu mendongkrak pendapatannya.

Baca Juga : Kader Pemilik SPPG Siap-Siap Terima Sanksi, DPC PDIP Kota Malang Tunggu Instruksi DPP

"Kalau ada event BEC, pasti ramai, pendapatan yang kami dapat juga naik dua kali lipat," ujar pedagang telur gulung ini.

Untuk memaksimalkan dagangannya, Iwan tidak hanya membuka lapak di tempat biasa ia berjualan, tetapi juga ikut membuka lapak keliling dengan sepeda motor di area yang dipadati pengunjung. Dengan begitu, stok jualan ditambah, karena pengalaman sebelumnya menunjukkan lonjakan pembeli saat BEC berlangsung.

Dari pengalaman dua tahun terakhir, Iwan mengaku bisa mengantongi omzet Rp. 600-700 ribu dalam sehari saat BEC digelar. Nilai itu jauh di atas pendapatan hari biasa hingga dua kali lipat.

"Kami berharap. Kalau bisa, BEC digelar setahun dua kali. Karena dampaknya sangat terasa bagi pedagang kecil seperti kami," tambahnya.

Kondisi yang sama dirasakan Tia, pedagang aneka minuman es di kawasan yang sama. Dia tidak ingin menyia-nyiakan momen BEC dengan menyiapkan stan tambahan di depan SD Brawijaya yang menjadi salah satu titik kepadatan penonton. 

Setiap ada BEC, Tia mengaku omzetnya bisa meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding hari biasa. "Tiap ada BEC pasti buka dua tempat. Dari pagi sampai malam jualannya karena pengunjung terus berdatangan. Kalau ada BEC senang sekali. Persiapan jualan ditambah lagi. Biasanya omzet sekitar Rp.1 juta, kalau BEC bisa lebih dari itu," ujarnya.

Berkah serupa dirasakan Rahmat, penjual es dawet Barokah di depan Kantor Pos Banyuwangi. Ia mengaku kebutuhan bahan bakunya meningkat drastis setiap kali BEC digelar.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Kamis Wage 16 Juli 2026: Jangan Bepergian Jauh Hari Ini

"Biasanya stok tiga perempat kilogram, kalau BEC bisa sampai satu setengah kilogram dan biasanya habis semua," kata Rahmat.

Begitu juga yang dirasakan Mbok Sulik  pemilik warung di kawasan desa wisata Desa Tamansuruh Kecamatan Glagah. Dia mengaku selalu antusias setiap ada event besar di Banyuwangi. 

“Banyak orang datang ke Banyuwangi, menginap dan berwisata sehingga dagangan saya laku. Ini yang selalu ditunggu pedagang seperti saya yang berharap rejeki berlimpah dari acara yang dibuat pemkab,” ujar Mbok Sulik. 

BEC akan berlangsung pada 18 Juli pukul 13.00 WIB dengan start di Taman Blambangan. Ratusan talent karnaval akan menempuh rute sepanjang 2 km di jalan protokol Banyuwangi. 

Menyambut karnaval kolosal tersebut, berbagai agenda menarik yang bisa diikuti mulai 16-19 Juli dalam rangkaian BEC Week. Antara lain Sekar Kijang Creative Fest (SCF) yang didukung penuh oleh Bank Indonsia (BI) Jember, termasuk festival UMKM dan event lari.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy

Hiburan, Seni dan Budaya

Artikel terkait di Hiburan, Seni dan Budaya

--- Iklan Sponsor ---