JATIMTIMES - Kebakaran terjadi pada sebuah tempat penyimpanan mebel di Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hingga hari ini, Minggu (5/7/2026), penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib.
Di sisi lain, peristiwa kebakaran tersebut juga sempat viral dan beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES pada Minggu (5/7/2026) malam, nampak sejumlah personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang yang berupaya melakukan pemadaman kebakaran di lokasi kejadian.
Baca Juga : Muharam Tak Sekadar Santunan, Rumah Sedekah NU Gelar Field Trip Edukatif
Komandan Pleton (Danton) Seksi Penanggulangan Bidang Damkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang Andik Minarko membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Dalam konfirmasinya, ia menyebut kebakaran yang kini viral tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026).
"Namun, untuk indikasi sumber api penyebab kebakaran sampai dengan saat ini masih belum diketahui," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2026).
Data Damkar mengungkapkan, tempat mebel yang juga digunakan untuk penyimpanan tumpukan kayu yang ludes terbakar tersebut seluas sekitar 4x8 meter. Sedangkan pemiliknya diketahui merupakan warga setempat yang bernama Indra Malik.
"Data kerugian berupa material kurang lebih mencapai Rp10 juta, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut," ujarnya.
Kronologi kebakaran bermula ketika pelapor yang merupakan pemilik tempat mebel tersebut melihat banyak kepulan asap yang bersumber dari lokasi kejadian. Yakni tempat mebel yang berada di belakang rumahnya.
Baca Juga : Ramai Beredar Price List Gunung Kawi, Benarkah Ada Tarif Pesugihan?
Peristiwa kebakaran tersebut oleh pemiliknya kemudian dilaporkan ke Damkar Kabupaten Malang. Sebelum personel Damkar tiba, sejumlah pihak termasuk pemilik tempat mebel tersebut juga sempat berupaya melakukan pemadaman awal dengan alat seadanya.
Tidak lama kemudian, lima personel dan dua unit mobil Damkar tiba di lokasi kejadian. Meski demikian, proses pemadaman kebakaran membutuhkan waktu yang cukup lama lantaran banyaknya material kayu yang mudah terbakar.
"Kebakaran dapat dipadamkan sekitar 4,5 jam setelah dilakukan tindakan pemadaman di lokasi kejadian," pungkasnya.