free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ruang Mahasiswa

Perkuat Literasi Spasial Calon Guru Masa Depan, Universitas Negeri Malang Implementasikan Virtual Geodiversity berbasis Spatial Data Science pada PPG IPS

Penulis : Redaksi - Editor : Redaksi

03 - Jul - 2026, 15:19

Loading Placeholder
Ilustrasi (Foto: IStimewa)

JATIMTIMES – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak guru profesional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi melalui inovasi pembelajaran pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Tim peneliti dari Fakultas Ilmu Sosial yang dipimpin oleh Dr. Purwanto, S.Pd., M.Si. tengah mengimplementasikan media pembelajaran Virtual Geodiversity berbasis Spatial Data Science sebagai strategi peningkatan pemahaman dan perkembangan peserta didik pada mahasiswa PPG IPS.

Inovasi ini lahir dari kesadaran bahwa transformasi pembelajaran di era Society 5.0 menuntut integrasi teknologi digital secara bermakna dalam proses pembelajaran IPS. Meskipun berbagai media digital telah tersedia, implementasinya di kelas masih belum optimal dalam meningkatkan kemampuan analisis keruangan peserta didik. Berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan yang melibatkan pengajar dan mahasiswa PPG IPS, ditemukan bahwa pembelajaran selama ini masih cenderung teoritis dan belum banyak memanfaatkan pendekatan spasial secara optimal.

Baca Juga : Milenial dan Gen Z Kuasai Separuh Hak Pilih di Bondowoso

Integrasi Tiga Kebutuhan Utama Pendidikan Abad ke-21

Virtual Geodiversity yang dikembangkan tidak sekadar menghadirkan visualisasi tiga dimensi, tetapi mengintegrasikan tiga kebutuhan utama pendidikan abad ke-21 secara simultan, yaitu literasi data, literasi teknologi, dan literasi spasial. Sebagaimana ditegaskan oleh World Economic Forum, kemampuan analisis data dan pemecahan masalah kompleks menjadi keterampilan utama yang dibutuhkan di masa depan.

"Spatial Data Science tidak hanya berfokus pada pemetaan, tetapi juga pada analisis, pemodelan, dan interpretasi data spasial berbasis bukti," jelas Dr. Purwanto. "Kami mengintegrasikan konsep geodiversity sebagai konten substantif, spatial data science sebagai kerangka analisis berbasis data, dan lesson study sebagai pendekatan reflektif pedagogi dalam satu model inovasi pembelajaran yang utuh".

Media pembelajaran ini dirancang sebagai ruang virtual yang memungkinkan mahasiswa melakukan simulasi, analisis pola keruangan, dan interpretasi fenomena geosfer secara lebih mendalam. Pengembangan media dilakukan dengan memanfaatkan Microsoft Power BI sebagai aplikasi pengembang dashboard virtual yang dapat memvisualisasikan data spasial. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh skor kelayakan yang sangat baik dari para ahli dan pengguna.

Pendekatan Lesson Study untuk Perbaikan Berkelanjutan

Implementasi inovasi ini menggunakan pendekatan Lesson Study dengan siklus plan-do-see (perencanaan-implementasi-refleksi) yang dilaksanakan sebanyak 2-3 siklus dalam satu tahun implementasi. Lesson Study telah diakui sebagai pendekatan pengembangan profesional guru yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui siklus perencanaan, implementasi, dan refleksi.

Tahap Plan diawali dengan penyusunan skenario pembelajaran berbasis virtual geodiversity yang diintegrasikan ke dalam RPS mata kuliah PPG IPS, mencakup penyusunan capaian pembelajaran, penyelarasan materi geodiversity dalam konteks IPS, serta pengembangan lembar kerja mahasiswa. Pada tahap Do, dosen model melaksanakan pembelajaran menggunakan Virtual Geodiversity di kelas PPG IPS, sementara tim peneliti bertindak sebagai observer yang mengamati proses pembelajaran secara sistematis. Tahap See dilaksanakan dalam bentuk diskusi reflektif untuk menganalisis keterlaksanaan skenario pembelajaran, respons mahasiswa, dinamika kelas, serta hasil belajar yang diperoleh.

Melalui integrasi siklus plan-do-see yang berulang, penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan praktik pembelajaran berbasis spatial data science yang efektif, teruji secara empiris, dan terdokumentasi secara sistematis sebagai model implementasi yang dapat direplikasi. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir spasial mahasiswa, tetapi juga memperkuat kapasitas mereka sebagai calon guru profesional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Baca Juga : Dikira dari Jepang, Ternyata Matcha Berasal dari Negara Ini

Ketua tim peneliti, Dr. Purwanto, Kepala di Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial UM, memiliki rekam jejak panjang dalam pengembangan media pembelajaran berbasis geospasial. Didukung oleh Dr. Didik Sukirno, S.H., M.Hum. dari bidang Pendidikan Kewarganegaraan dan Dr. R. Reza Hudiyanto, S.S., M.Hum. dari bidang Pendidikan Sejarah, tim ini menghadirkan kolaborasi multidisiplin yang memperkaya perspektif keilmuan dalam implementasi inovasi pembelajaran. Dengan adanya terobosan ini, Universitas Negeri Malang terus memperkuat perannya sebagai pusat unggulan dalam pengembangan pendidikan guru yang inovatif dan berorientasi masa depan, sekaligus menjawab tantangan global dalam mencetak pendidik yang kompeten di era digital.

Penulis : Purwanto, Didik Sukirno, R. Reza Hudiyanto, Aprilia Melinda Sholihah, Qonita Rahma Zahira, Lailatul Isnaini, Erisa Elvada, merupakan mahasiswa Departemen Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Redaksi

Editor

Redaksi

Ruang Mahasiswa

Artikel terkait di Ruang Mahasiswa

--- Iklan Sponsor ---