free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kuliner

Dikira dari Jepang, Ternyata Matcha Berasal dari Negara Ini

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

03 - Jul - 2026, 10:27

Loading Placeholder
Ilustrasi matcha. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Jika mendengar kata matcha, kebanyakan orang kemungkinan langsung teringat pada Jepang. Hal itu bukan tanpa alasan, sebab minuman teh hijau berbentuk bubuk ini memang telah menjadi bagian dari budaya Negeri Sakura selama berabad-abad dan kini mendunia.

Namun, di balik citranya yang begitu melekat dengan Jepang, sejarah mencatat bahwa matcha justru berasal dari China. Tradisi mengolah daun teh menjadi bubuk sudah berkembang di negeri tersebut jauh sebelum kemudian diperkenalkan dan dilestarikan oleh Jepang.

Baca Juga : Update Piala Dunia 2026: 11 Tim Lolos ke Babak 16 Besar, Ini Daftar Negara yang Tersingkir

Lantas, bagaimana perjalanan matcha hingga akhirnya lebih dikenal sebagai minuman khas Jepang? Dikutip dari South China Morning Post (3/7), berikut fakta menarik asal usul matcha yang jarang diketahui.

Berasal dari China, Bukan Jepang

Meski kini lekat dengan budaya Jepang, matcha sejatinya pertama kali berkembang di China. Jauh sebelum menjadi tren global, masyarakat Tiongkok sudah mengenal teknik mengolah daun teh menjadi bubuk.

Jepang kemudian mengambil, mengembangkan, dan menyempurnakan tradisi tersebut hingga menjadi bagian penting dari budaya mereka, termasuk dalam upacara minum teh yang khas.

Jejak Awal di Masa Dinasti Tang (618–907)

Sejarah awal matcha dapat ditelusuri pada era Dinasti Tang. Pada masa ini, daun teh diolah dengan cara dikukus, lalu dipadatkan menjadi bentuk balok untuk memudahkan penyimpanan dan distribusi.

Saat akan dikonsumsi, balok teh tersebut digiling menjadi bubuk, lalu diseduh menggunakan air panas.

Pada masa itu, teh lebih banyak digunakan sebagai minuman kesehatan. Tidak jarang juga ditambahkan garam atau rempah untuk memperkaya rasa.

Dinasti Song dan Cikal Bakal Matcha Modern

Perkembangan besar terjadi pada masa Dinasti Song (960–1279). Teknik pengolahan teh mulai berubah menjadi lebih halus dan terstruktur.

Daun teh dikukus, dikeringkan, lalu digiling menjadi bubuk sangat halus. Bubuk ini kemudian diseduh dengan air panas dan dikocok hingga menghasilkan busa lembut di permukaan.

Metode ini sangat mirip dengan penyajian matcha saat ini. Karena itu, era ini sering disebut sebagai awal lahirnya matcha modern.

Baca Juga : 10 Jenis Kecap Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas 2026, dari Indonesia Masuk Empat Besar

Minuman Kaum Elite di China

Pada masa Dinasti Song, teh bubuk menjadi minuman populer di kalangan bangsawan dan para biksu Buddha.

Bahkan muncul tradisi kompetisi mengocok teh untuk menghasilkan busa terbaik. Dari kebiasaan ini juga berkembang seni menghias permukaan teh, yang dianggap sebagai cikal bakal konsep latte art modern.

Mengapa Kini Identik dengan Jepang?

Perjalanan matcha berubah ketika seorang biksu Buddha membawa tradisi minum teh bubuk ke Jepang. Di sana, budaya ini tidak hanya dilestarikan, tetapi juga dikembangkan menjadi bagian penting dari kehidupan dan ritual.

Sementara itu, pada masa Dinasti Ming (1368–1644), China mulai meninggalkan teh bubuk dan beralih ke teh daun yang diseduh langsung. Akibatnya, tradisi matcha perlahan menghilang di negara asalnya.

Justru Jepang yang mempertahankan tradisi tersebut hingga akhirnya dikenal luas di seluruh dunia.

Pada akhirnya, meski saat ini matcha identik dengan Jepang, sejarah menunjukkan bahwa asal-usul minuman ini berakar dari China. Perjalanan panjang lintas budaya itulah yang membuat matcha tetap bertahan dan menjadi salah satu minuman paling populer di berbagai negara hingga sekarang.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

Kuliner

Artikel terkait di Kuliner

--- Iklan Sponsor ---