JATIMTIMES – Arus kedatangan pelancong ke Kota Batu mencatatkan lonjakan signifikan seiring dengan berlangsungnya musim libur panjang sekolah. Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mencatat sebanyak 138 ribu wisatawan telah memadati kota dingin ini hanya dalam kurun waktu sepekan terakhir.
Bahkan dalam satu hari saja, pergerakan kunjungan sempat menyentuh angka fantastis hingga mencapai 50 ribu orang. Meski grafik kedatangan terus merangkak naik, Disparta menilai titik puncak kepadatan wisatawan di Kota Batu sebenarnya masih belum terjadi.
Baca Juga : Pendakian Gunung Semeru Ditutup 12 Hari Mulai 7 Agustus, Ini Alasannya
Pemerintah daerah memproyeksikan akumulasi kunjungan terbesar baru akan bergulir pada akhir pekan depan. Lonjakan utama tersebut diprediksi bertepatan dengan momentum hari-hari terakhir masa liburan sekolah yang akan berakhir pada 13 Juli mendatang.
Kepala Disparta Kota Batu Onny Ardianto menjelaskan bahwa hingga Senin (29/6), indikator volume kunjungan awalnya masih tertahan di kisaran 85 ribu wisatawan. Namun memasuki hari berikutnya, angka tersebut langsung melompat tajam hingga menembus lebih dari 138 ribu orang.
Menurut Onny, karakteristik kunjungan selama musim libur sekolah tahun ini didominasi oleh rombongan dalam skala besar. Pergerakan massa ini didominasi oleh kelompok keluarga serta rombongan dari institusi pendidikan atau sekolah.
"Kenaikan ini memang cukup tajam. Karakter kunjungan saat libur sekolah didominasi rombongan besar, baik keluarga maupun institusi pendidikan," katanya.
Melonjaknya data tersebut dipicu oleh gelombang kedatangan bus-bus pariwisata yang mengangkut penumpang masal secara serentak. Kondisi ini membuat kuantitas kunjungan di berbagai wahana buatan maupun alam bertambah dalam waktu relatif singkat.
Onny menambahkan bahwa angka ratusan ribu tersebut sejatinya masih berpotensi terus merangkak naik. Hal ini dikarenakan basis data laporan yang masuk ke meja Disparta sejauh ini belum mencakup akumulasi total dari seluruh destinasi wisata yang ada di Kota Batu.
Baca Juga : Menteri PKP Tambah 444 Bantuan BSPS, Kota Blitar Tuntaskan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni
Selain pergerakan pelancong domestik, pasar wisatawan mancanegara (wisman) juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sekitar 10 hingga 15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kedatangan turis asing ini terpantau didominasi oleh warga negara asal Hong Kong, Tiongkok, serta Malaysia.
Menyikapi kepadatan yang terus berlangsung, Disparta Kota Batu langsung memperketat pengawasan lintas sektor, terutama pada aspek kebersihan lingkungan di kawasan wisata. Pengelola destinasi juga diwajibkan memastikan seluruh standar keselamatan kerja dan pelayanan berfungsi optimal.
"Seluruh manajemen wahana diminta bersiaga penuh memeriksa kesiapan jalur evakuasi darurat, tata kelola kantong parkir untuk mengurai kemacetan, hingga ketersediaan layanan kesehatan yang memadai. Harus menjamin kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa wisata selama menghabiskan masa liburan di Kota Batu," imbuhnya.