JATIMTIMES - Minggu (21 Juni 2026) bertepatan dengan pasaran Wage dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 6 Sura 1960 Tahun Be dan berada dalam Wuku Kuningan. Weton hari ini adalah Minggu Wage atau Ahad Wage dengan jumlah neptu 9, yang berasal dari Minggu bernilai 5 dan Wage bernilai 4.
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat memberikan gambaran mengenai watak, rezeki, perjalanan hidup, hingga kecocokan pasangan. Tak sedikit yang masih menggunakan perhitungan primbon sebagai pedoman dalam menentukan berbagai langkah dalam kehidupan.
Baca Juga : Munas dan Konbes Akan Putuskan Lokasi Muktamar NU 2026
Orang yang lahir pada weton Minggu Wage dikenal memiliki sifat suka menolong dengan tulus dan tanpa pamrih. Pembawaannya yang sabar serta tutur katanya yang halus membuat sosok ini mudah diterima dalam lingkungan pergaulan.
Karakter tersebut juga menjadikan pemilik weton Minggu Wage memiliki banyak sahabat. Sikapnya yang ramah dan tidak suka mencari masalah membuat kehadirannya sering disenangi oleh orang-orang di sekitarnya.
Menurut primbon Jawa, Pangarasan weton Minggu Wage adalah Lakuning Angin. Watak ini menggambarkan pribadi yang peduli terhadap keadaan sekitar dan pandai mengambil hati orang lain.
Sifat tersebut membuat pemilik weton ini mudah menjalin hubungan sosial. Namun seperti angin yang dapat berubah sewaktu-waktu, kemarahannya juga bisa menakutkan ketika emosi sudah memuncak.
Sementara itu, Pancasuda weton Minggu Wage adalah Satriya Wibawa. Pancasuda ini melambangkan seseorang yang dihormati karena kemuliaan budi, kewibawaan, serta sikap terpujinya.
Karena karakter tersebut, pemilik weton Minggu Wage sering memperoleh kepercayaan dari lingkungan sekitar dan dianggap mampu menjadi teladan dalam berbagai keadaan.
Hari ini berada dalam Wuku Kuningan yang dilambangkan oleh Bathara Endra. Dalam primbon Jawa, wuku ini menggambarkan seseorang yang memiliki kelebihan, keluhuran budi, serta derajat yang tinggi.
Pohon Wijayakusuma menjadi simbol utama Wuku Kuningan. Lambang ini menggambarkan sosok yang menarik dan memiliki daya pesona, tetapi lebih menyukai ketenangan dibanding berada di tengah keramaian.
Sementara itu, simbol burung urang-urangan menunjukkan karakter yang cepat dalam bekerja dan tangkas menyelesaikan tugas. Namun ada kecenderungan terlalu berhitung dalam urusan materi.
Ada pula gambaran seperti air terjun yang melambangkan pribadi yang gemar berbicara. Dalam kondisi tertentu, sifat ini dapat membuat seseorang sulit menerima nasihat atau masukan dari orang lain.
Baca Juga : Munas-Konbes PBNU 2026 Diharapkan Hasilkan Keputusan yang Bermanfaat untuk Umat
Lambang lata paruthul atau batang pohon yang patah menjadi pengingat agar lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan dan kondisi ekonomi. Dalam primbon, simbol ini sering dikaitkan dengan kerentanan terhadap penyakit maupun kesulitan keuangan apabila tidak dikelola dengan baik.
Bahaya dalam Wuku Kuningan berasal dari amukan atau pertengkaran besar. Kala berada di arah Selatan. Karena itu, selama tujuh hari dalam wuku ini disarankan untuk tidak melakukan perjalanan penting ke arah Selatan.
Menurut primbon Jawa, Ahad Wage di Wuku Kuningan termasuk hari yang sangat baik. Hari ini diibaratkan seperti hujan emas yang membawa keberuntungan dan berbagai peluang positif.
Namun demikian, hari ini kurang baik digunakan untuk menanam tembakau. Sementara itu, apabila ada bayi yang lahir pada Minggu Wage di Wuku Kuningan, primbon menyebutkan bahwa kelak berpotensi memiliki kehidupan yang berkecukupan dan rezeki yang baik.
Karakter Minggu Wage yang teliti, sabar, dan memiliki kemampuan berpikir analitis membuat sejumlah profesi dinilai sangat sesuai. Beberapa pekerjaan yang cocok antara lain guru, dosen, atau instruktur. Weton ini juga cocok menjadi akuntan, konsultan, dan analis data. Termasuk peneliti, dokter, atau profesi berbasis sains. Serta pegawai negeri sipil (PNS) dan staf administrasi maupun manajemen.
Bidang pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, kecerdasan, serta kemampuan menganalisis masalah menjadi tempat yang tepat bagi pemilik weton ini untuk berkembang.
Dalam perhitungan primbon Jawa, Minggu Wage dengan neptu 9 dipercaya paling serasi dengan pasangan yang memiliki jumlah neptu 9, 10, atau 15. Beberapa weton yang dinilai cocok antara lain, Minggu Wage (9), Senin Wage (8), Senin Pahing (13), Selasa Pon (10), Rabu Kliwon (15), Jumat Wage (10) dan Jumat Pahing (15).