free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Hadiri Semaan 56 Khataman, Gubernur Khofifah Apresiasi Antusiasme Warga Kota Blitar Mendoakan Bung Karno

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

20 - Jun - 2026, 19:00

Loading Placeholder
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin berfoto bersama peserta Semaan Al-Qur’an 56 Khataman dalam rangka Haul ke-56 Bung Karno di Kota Blitar, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang diikuti lebih dari 2.000 masyarakat tersebut menjadi wujud doa bersama sekaligus penghormatan kepada Sang Proklamator. (Foto: Aunur Rofiq/ JatimTIMES)

JATIMTIMES – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Semaan Al-Qur’an 56 Khataman yang digelar dalam rangka Haul ke-56 Bung Karno di Kota Blitar, Sabtu (20/6/2026). Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur tersebut disambut langsung Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin setelah sebelumnya mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berziarah ke Makam Bung Karno.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan depan PGSD Universitas Muhammadiyah (UM) Blitar itu diikuti lebih dari 2.000 masyarakat. Mereka bersama-sama mengikuti khotmil Al-Qur’an dengan target 56 kali khataman sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Baca Juga : Dinas Cipta Karya Sebut Warga Terdampak Pembangunan Perumahan Berhak Dapat Kompensasi

Dalam sambutannya, Khofifah mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang mengikuti semaan Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual, tetapi juga wujud kecintaan masyarakat kepada Bung Karno yang telah berjasa besar bagi bangsa Indonesia.

“Ini silaturahmi yang luar biasa. Insyaallah karomahnya besar dan mendapatkan limpahan ridho serta barokah Allah SWT. Pertama, ini adalah majelis khotmil Al-Qur’an yang menjadi penuntun kehidupan kita semua. Kedua, khotmil Al-Qur’an ini dirangkaikan dengan Haul ke-56 Bung Karno, Bapak Proklamator Republik Indonesia,” ujar Khofifah.

Ia berharap seluruh bacaan Al-Qur’an yang dipanjatkan para peserta dapat diterima oleh Allah SWT dan menjadi hadiah terbaik bagi Bung Karno. Menurutnya, kemuliaan doa tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi Sang Proklamator, tetapi juga akan kembali kepada para pembacanya dalam bentuk keberkahan.

“Mudah-mudahan khataman Al-Qur’an panjenengan semua dipun tampi Gusti Allah. Hadiah ini akan mengantarkan Bung Karno mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Dan kemuliaan itu insyaallah juga akan kembali kepada yang membacakan Al-Qur’an,” katanya.

Khofifah mengaku sengaja menyempatkan hadir karena ingin merasakan suasana spiritual yang tercipta dalam kegiatan tersebut. Bahkan, ia berkelakar ingin ikut “nunut barokah” dari ribuan warga yang turut mendoakan Bung Karno melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an.

“Lima puluh enam khataman Al-Qur’an insyaallah luar biasa besar barokahnya. Saya tertarik diajak Pak Wali Kota ke sini karena ingin nunut barokahnya panjenengan semua,” ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta.

Semaan

Teladan Bung Karno dan Ulama Merawat Persatuan Bangsa

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengajak masyarakat meneladani hubungan erat antara Bung Karno dan para ulama dalam menjaga persatuan bangsa. Ia mengisahkan salah satu peristiwa penting yang tercatat dalam riwayat kehidupan Bung Karno, yakni saat Presiden pertama RI itu berkonsultasi dengan KH Wahab Chasbullah ketika bangsa Indonesia menghadapi perbedaan pandangan yang tajam di kalangan para tokoh nasional.

Menurut Khofifah, Bung Karno saat itu khawatir perbedaan pendapat yang terjadi dapat mengancam kemerdekaan yang baru diraih bangsa Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, KH Wahab Chasbullah memberikan gagasan untuk mempertemukan para tokoh bangsa dalam sebuah forum yang kemudian dikenal sebagai halal bihalal.

“Dari situlah lahir istilah halal bihalal. Bung Karno sering menjadikan KH Wahab Chasbullah sebagai tempat berdiskusi dan berkonsultasi. Ini menunjukkan betapa erat hubungan antara umaro dan ulama dalam menjaga bangsa,” tuturnya.

Khofifah menegaskan, semangat silaturahmi yang diwariskan para pendiri bangsa tetap relevan hingga saat ini. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak boleh menjadi sumber perpecahan, melainkan harus menjadi jalan untuk memperkuat persatuan melalui dialog dan kebersamaan.

Baca Juga : Pramuka Kota Surabaya Pecahkan Tiga Rekor MURI

“Nah ini menjadi bagian yang sangat penting. Panjenengan selain khataman Al-Qur’an juga bersilaturahmi di sini. Hubungan umaro dan ulama memang harus terus disambung,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Blitar Mas Ibin menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Jawa Timur dalam rangkaian Haul Bung Karno tahun ini. Menurutnya, kunjungan Khofifah menjadi penyemangat bagi masyarakat yang sejak pagi mengikuti semaan Al-Qur’an.

Mas Ibin menjelaskan, rangkaian Haul Bung Karno tahun ini berlangsung bertepatan dengan kunjungan Kapolri ke Kota Blitar dalam rangka tradisi Hari Bhayangkara. Menurutnya, kehadiran para tokoh nasional tersebut menunjukkan bahwa Bung Karno tetap menjadi figur yang dihormati dan dikenang oleh berbagai kalangan.

“Pak Kapolri tadi berziarah ke makam Bung Karno. Beliau memang selalu menyempatkan berziarah ke makam para presiden menjelang Hari Bhayangkara. Kebetulan juga didampingi Ibu Gubernur Jawa Timur,” ujarnya.

Mas Ibin mengaku bangga karena Kota Blitar kembali menjadi tujuan kunjungan tokoh-tokoh nasional. Ia menilai hal itu menjadi bukti bahwa semangat dan nilai perjuangan Bung Karno masih hidup dan terus menginspirasi bangsa.

“Bu Gubernur juga berkenan mampir ke area Haul Bung Karno yang diikuti lebih dari 2.000 masyarakat. Beliau sangat bahagia melihat antusiasme warga Kota Blitar yang mendoakan Bung Karno melalui khotmil Al-Qur’an 56 kali khataman,” kata Mas Ibin.

Mas Ibin berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam Haul Bung Karno dapat terus memperkuat persatuan masyarakat sekaligus meneguhkan posisi Kota Blitar sebagai Kota Bung Karno. Menurutnya, antusiasme ribuan warga yang mengikuti Semaan Al-Qur’an 56 Khataman menjadi bukti bahwa nilai-nilai perjuangan dan keteladanan Sang Proklamator masih hidup di tengah masyarakat.

“Kami berharap semangat Bung Karno terus menginspirasi masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama membangun daerah. Dengan kebersamaan itu, kami optimistis dapat mewujudkan Kota Blitar yang Maju, Sehat dan Sejahtera menuju Kota Masa Depan,” pungkas Mas Ibin.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---