JATIMTIMES – Membeli rumah tidak selalu soal memiliki tempat tinggal. Bagi sebagian orang, keputusan membeli hunian baru justru menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup. Fenomena itu terlihat pada para pembeli di kawasan Royal Avenue, perumahan eksklusif yang berada di kawasan Sulfat, Kota Malang.
Royal Avenue merupakan proyek hunian yang dikembangkan Tomoland di koridor Jalan Simpang Sulfat Utara. Mengusung konsep The Prestige of Everyday Living, kawasan ini menawarkan desain modern, lingkungan yang lebih tertata, serta fasilitas yang menyasar segmen menengah atas.
Baca Juga : Reimagine Malang Raya: Melindungi Laut dari Atas Gunung
Menariknya, mayoritas pembeli rumah di kawasan tersebut bukanlah pembeli rumah pertama. Mereka telah memiliki hunian sebelumnya, namun memilih pindah karena menginginkan kenyamanan yang lebih baik.
Staf Pemasaran Royal Avenue, Henny Rahayu, mengatakan sebagian besar konsumen datang dengan alasan melakukan upgrade hunian. Faktor kenyamanan menjadi pertimbangan utama dibanding sekadar kebutuhan tempat tinggal.

“Upgrade rumah, ya. Karena pengin cari yang lebih nyaman dan lebih bagus. Soalnya kalau di rumah pertama itu parkir susah, jalannya kecil,” ujarnya.
Salah satu pembeli bahkan membeli rumah untuk anaknya. Setelah melakukan survei ke sejumlah perumahan, keluarga tersebut akhirnya memilih unit dua lantai di Royal Avenue karena dinilai memiliki lingkungan yang lebih nyaman dan fasilitas yang lebih lengkap.
Sementara itu, pembeli lainnya mengaku terdorong berpindah rumah karena hunian lama memiliki sejumlah keterbatasan. Mulai dari area parkir yang sempit, akses jalan yang kurang memadai, hingga lingkungan yang terlalu padat.
Kondisi tersebut berbeda dengan konsep yang ditawarkan Royal Avenue. Kawasan ini dirancang dengan jalan lingkungan yang lebih lebar, area parkir yang memadai, serta jarak antarrumah yang tidak terlalu rapat sehingga memberikan ruang privasi lebih bagi penghuni.
Karakteristik pembelinya juga cukup unik. Sebagian besar memilih metode pembayaran tunai atau sekali bayar. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan membeli rumah tidak semata didorong kebutuhan dasar, melainkan menjadi bagian dari pilihan gaya hidup.
Untuk memenuhi kebutuhan beragam konsumen, Royal Avenue menyediakan lima tipe hunian. Tipe terkecil adalah Type 49 dengan luas bangunan 49 meter persegi dan dua kamar tidur yang cocok untuk keluarga kecil.
Baca Juga : Dewan Tolak Alih Fungsi Lahan untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
Di atasnya terdapat Type 60 dan Type 77 yang sudah dilengkapi kolam renang pribadi, tiga kamar tidur, serta ruang keluarga yang lebih luas. Fasilitas tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi konsumen yang ingin memperoleh pengalaman tinggal yang berbeda dari hunian sebelumnya.
Sementara untuk keluarga yang membutuhkan ruang lebih besar, tersedia Type 100 dan Type 107/113. Kedua tipe ini menawarkan jumlah kamar lebih banyak, carport yang lebih luas, balkon, hingga kolam renang pribadi yang menjadi simbol kenyamanan dan eksklusivitas.
Menurut pihak pengembang, keberadaan fasilitas premium seperti private swimming pool menjadi pembeda yang relevan dengan kebutuhan segmen upgrader. Mereka cenderung mencari nilai tambah yang tidak dimiliki pada rumah sebelumnya.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas hunian, Royal Avenue berupaya menangkap tren tersebut melalui kombinasi lokasi strategis, pilihan tipe yang beragam, serta fasilitas eksklusif.
Dengan konsep tersebut, kawasan ini tidak hanya menawarkan rumah sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup penghuninya.