free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Perubahan Iklim Kian Nyata, MTsN 2 Kota Malang Perkuat Kesadaran Lingkungan Peserta Didik

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

06 - Jun - 2026, 18:35

Loading Placeholder
Siswa MTsN 2 Kota Malang memilah sampah plastik sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan dan kesadaran menghadapi perubahan iklim. (ist)

JATIMTIMES - Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim yang ditandai cuaca ekstrem, penurunan kualitas lingkungan, hingga persoalan sampah yang semakin kompleks, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang menegaskan komitmennya untuk menjadikan kesadaran lingkungan sebagai bagian penting dari pendidikan karakter peserta didik. Bagi madrasah ini, tantangan ekologis tidak cukup dijawab melalui kebijakan pemerintah atau gerakan sesaat, melainkan membutuhkan perubahan pola pikir dan perilaku yang ditanamkan sejak usia sekolah.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026. Momentum yang tahun ini mengusung slogan nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim” dinilai relevan dengan kebutuhan mendesak untuk membangun generasi yang memahami risiko perubahan iklim sekaligus memiliki kesadaran untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

1

Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, M.Pd., mengatakan, isu lingkungan bukan lagi sekadar tema kampanye tahunan. Persoalan iklim telah berkembang menjadi tantangan global yang dampaknya semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Mulai dari perubahan pola musim, meningkatnya suhu udara, berkurangnya ruang hijau, hingga persoalan sampah yang terus bertambah, seluruhnya menjadi pengingat bahwa kualitas lingkungan hidup sangat ditentukan oleh perilaku manusia.

Baca Juga : Soroti Deforestasi dan Kerusakan Wilayah Hulu, WALHI Peringatkan Jawa Timur Berada di Jurang Krisis Ekologi

Dalam konteks tersebut, lembaga pendidikan memiliki posisi strategis. Sekolah dan madrasah tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk cara pandang generasi muda terhadap berbagai persoalan masa depan, termasuk keberlanjutan lingkungan.

Anita menilai, bahwa pendidikan lingkungan perlu ditempatkan sebagai investasi jangka panjang. Menurutnya, kesadaran menjaga bumi harus tumbuh menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

2

“Kami sangat menyambut baik dan mendukung peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Slogan ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’ menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi masa depan bumi,” ujarnya, Sabtu, (6/6/2026).

Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa persoalan lingkungan pada akhirnya berkaitan dengan karakter manusia. Karena itu, pendidikan menjadi salah satu instrumen paling efektif untuk membangun kepedulian sejak dini. Kesadaran untuk menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan bijak, menghemat penggunaan air, serta menghargai keberadaan ruang hijau merupakan bagian dari nilai-nilai yang harus ditanamkan secara berkelanjutan.

Menurutnya, generasi muda perlu memahami bahwa perubahan iklim bukan isu yang jauh dari kehidupan mereka. Dampaknya akan dirasakan secara langsung pada berbagai aspek kehidupan di masa depan, mulai dari kesehatan, ketersediaan sumber daya alam, hingga kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Baca Juga : Soroti 250 Desa Krisis Air Bersih, Untari DPRD Jatim Minta BPBD Bergerak Cepat

“MTsN 2 Kota Malang berkomitmen menumbuhkan kesadaran lingkungan kepada seluruh warga madrasah serta terus memperkuat berbagai program menuju Madrasah Adiwiyata yang berbudaya lingkungan, sehat, hijau, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan berbagai budaya positif di lingkungan madrasah. Namun lebih dari sekadar aktivitas teknis, langkah tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan tempat ia hidup. Pendekatan inilah yang dinilai penting untuk menciptakan perubahan yang bersifat jangka panjang.

Di tengah semakin kompleksnya persoalan lingkungan global, pendidikan yang mampu melahirkan generasi berkarakter ekologis menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Karena itu, MTsN 2 Kota Malang memandang bahwa keberhasilan lembaga pendidikan tidak hanya tercermin dari capaian akademik dan prestasi peserta didik, tetapi juga dari kemampuannya menumbuhkan kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap keberlangsungan bumi.

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, madrasah kembali menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Semangat Matsandatama Solmetker yang berarti Solid, Maju Terdepan, Kompeten, dan Berkarakter menjadi landasan dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga bumi yang akan mereka warisi di masa depan.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---