JATIMTIMES – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Mojokerto berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Ribuan pekerja, pelaku usaha, serta unsur pemerintah memadati GOR Seni Majapahit Kota Mojokerto untuk mengikuti kegiatan jalan sehat yang menjadi puncak peringatan May Day tahun ini.
Mengusung tema "Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja", kegiatan tersebut menjadi simbol kuat harmonisasi hubungan industrial antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Baca Juga : Soroti Arah Ekonomi Kreatif, Nila Yani Dorong Penguatan Ekspor Berbasis Kekayaan Intelektual
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi seluruh pihak agar iklim usaha tetap kondusif dan mampu menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pekerja dan pengusaha merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Ketika dunia usaha berkembang dan tenaga kerja terlindungi dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat seiring dengan pertumbuhan investasi yang masuk ke daerah.
Pemerintah Kota Mojokerto sendiri terus berupaya menekan angka pengangguran melalui berbagai program strategis, mulai dari mendorong kembali operasional sejumlah pabrik, menarik investasi baru, hingga membuka peluang kerja melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Berbagai pelatihan keterampilan dan sertifikasi kompetensi terus diberikan kepada masyarakat guna meningkatkan daya saing tenaga kerja menghadapi kebutuhan industri yang semakin dinamis.
Dalam rangkaian acara tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto bersama BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto turut menyerahkan secara simbolis manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Imam Haryono Safii.
Penyerahan manfaat tersebut menjadi bukti nyata hadirnya negara melalui Pemerintah Kota Mojokerto dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko sosial ekonomi yang tidak terduga.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Imam Haryono Safii, menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan.
Baca Juga : Lewat I-CAN 2026, UIN Malang Dorong Mahasiswa Kenali Potensi Diri untuk Menembus Karier Global
"Momentum May Day tidak hanya menjadi ajang apresiasi terhadap kontribusi para pekerja, tetapi juga pengingat bahwa setiap pekerja berhak mendapatkan perlindungan sosial yang layak. Melalui program BPJS Ketenagakerjaan, kami ingin memastikan pekerja dan keluarganya memiliki jaring pengaman ketika menghadapi risiko kerja maupun risiko meninggal dunia," ujar Imam.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, organisasi pekerja, dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kunci dalam memperluas cakupan kepesertaan serta meningkatkan kesadaran pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Mojokerto yang terus mendukung perluasan perlindungan bagi pekerja. Sinergi yang terbangun hari ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih produktif, aman, dan sejahtera," tambahnya.
Perayaan May Day 2026 berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan ribuan peserta. Selain jalan sehat, panitia juga menyediakan beragam doorprize menarik, mulai dari motor listrik sebagai hadiah utama, sepeda, hingga berbagai perangkat elektronik yang disambut antusias oleh para peserta.
Melalui peringatan May Day tahun ini, seluruh pemangku kepentingan berharap hubungan industrial yang harmonis dapat terus terjaga sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.