JATIMTIMES - Petani bersama Polresta Malang Kota memanen jagung di lahan pertanian milik warga Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Panen jagung kwartal kedua menghasilkan kurang lebih 23 kuintal jagung, sebagai bentuk mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Lahan seluas sekitar 3.000 meter persegi milik warga bernama Ponari itu menghasilkan sekitar 23 kuintal jagung dari bibit unggulan jenis Pertiwi 6. Jagung berhasil dipanen setelah proses tanam selama empat bulan.
Baca Juga : DPRD Situbondo Soroti Perputaran Uang Program MBG, Minta Pemkab Susun Kebijakan Strategis
Suasana panen berlangsung penuh kebersamaan. Anggota kepolisian, petani, hingga perwakilan Dinas Pertanian Kota Malang tampak ikut memanen dan mengangkut hasil jagung dari lahan. Bagi para petani, kolaborasi tersebut memberi semangat tersendiri karena mereka merasa tidak berjalan sendirian dalam mengelola pertanian.
Kanit Binmas Polsek Kedungkandang, Ipda Agus, mengatakan keterlibatan polisi dalam program tersebut bukan sekadar hadir saat panen, melainkan ikut melakukan pendampingan sejak awal masa tanam hingga distribusi hasil panen.
“Selama kurang lebih empat bulan kami terus berkoordinasi dengan kelompok tani dan dinas terkait. Harapannya petani merasa didampingi dan hasil pertanian bisa lebih maksimal,” kata Agus, Jumat (29/5/2026).
Program ketahanan pangan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian kepada masyarakat yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan warga sehari-hari. Dengan kegiatan ini untuk amemperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
Baca Juga : 7 Rekomendasi Hidangan saat Bosan Makan Daging setelah Lebaran Iduladha, Segar dan Bikin Nafsu Makan Kembali
“Kalau pertanian berjalan baik, ekonomi warga ikut bergerak. Situasi kamtibmas juga akan lebih kondusif karena masyarakat merasa diperhatikan,” tambah Agus.
Menurutnya setelah proses panen, program ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda ketahanan pangan nasional. Selain meningkatkan produktivitas lahan, sinergi antara aparat, pemerintah, dan kelompok tani diharapkan mampu membantu menjaga kesejahteraan masyarakat di wilayah Kedungkandang.