JATIMTIMES - Pasca di-launching oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Sabtu, 16 Mei lalu, Operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lamongan mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat di KDMP Desa Sendangrejo yang hingga hari keempat operasionalnya berhasil menarik antusiasme masyarakat dan mencatat omzet jutaan rupiah.
Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Digdo, menyebut tingginya kunjungan warga menjadi bukti nyata bahwa kehadiran koperasi merah putih mendapat sambutan baik dari masyarakat. Selain menjadi pusat pelayanan kebutuhan warga, koperasi juga mulai memberikan dampak ekonomi bagi desa.
Baca Juga : Rupiah Terpuruk di Angka 17.728 per USD, Media Asing Soroti Kebijakan Prabowo dan Kondisi Ekonomi Indonesia
“Ini bisa kita buktikan bahwa KDMP Sendangrejo sudah bisa operasional dengan baik. Hari pertama penghasilannya 2 juta rupiah, hari kedua 1 juta lebih, dan hari ketiga bahkan mencapai 4 juta rupiah lebih,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah benar-benar dibutuhkan masyarakat. Bahkan hingga memasuki hari keempat operasional, jumlah pengunjung terus meningkat.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme warga menunjukkan adanya harapan besar terhadap keberadaan koperasi sebagai pusat ekonomi desa yang mampu menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.
“Ini sudah menjadi wujud nyata bahwa masyarakat sangat antusias terhadap kehadiran koperasi merah putih. Dari hari pertama sampai hari keempat, masyarakat yang berkunjung sangat luar biasa,” katanya.
Hal serupa juga terpantau di KDMP Kebet, setelah mengecek laporan penjualan selama 4 hari, total omset koperasi mencapai Rp. 4.000.000,-, dengan komoditas tabung gas yang paling dicari.
"Kemarin itu sudah mendapatkan penghasilan satu harinya 4 juta ini sebagai bisa kita lihat keseriusan dari koperasi tersebut dari masyarakat untuk belanja di koperasi kebet ini sangat luar biasa," tuturnya.
Baca Juga : Satpolairud Polres Situbondo Perketat Pengawasan Pengiriman Hewan Kurban di Pelabuhan Kalbut
Kemudian karyawan KDMP Sendangrejo, Siska Intan, menyampaikan keberadaan KDMP sangat memudahkan warga sekitar, sebab sangat terjanhkau dari sisi harga dan lokasi dibanding toko retail modern.
"Misalkan kalau dari sini kan kemarin kayak mau mau beli itu kan harus pergi ke toko retail harus jauh terus di sini sekarang sudah ada Koperasi merah putih jadi memudahkan untuk berbelanja," kata Siska.
Pihaknya juga menilai keseriusan pemerintah dalam mengawal program KDMP terlihat dari pendampingan dan dukungan yang terus diberikan agar koperasi dapat berjalan optimal di tingkat desa.
Sementara ini tercatat sebanyak 9 KDKMP di Kabupaten Lamongan yang sudah beroperasional sesuai tahapan sistem aplikasi dalam pengadaan barang dari PT Agrinas Nusantara, antara lain di Desa Kebet, Sendangrejo, Sukorejo, Plosowahyu, Turi, Karanglangit, Sumberejo, Pangkatrejo, dan Tanjung.