JATIMTIMES - Sarasehan dalam rangka untuk meningkatkan ekonomi kreatif, diselenggarakan oleh Yayasan Bimasakti Peduli Negeri, Senin (18/5/2026) siang. Rencananya, Sarasehan ini juga dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. Namun, hingga acara mulai, Plt Bupati Ahmad Baharudin batal hadir.
Namun demikian, beberapa pejabat dari dinas yang diundang, hadir dan memberikan materi yang berkualitas dalam sarasehan ini. Sarasehan dengan tema "memperkuat ekonomi kerakyatan melalui hilirisasi budaya ikan" ini berlangsung di warung MADI@ LOG desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu.
Baca Juga : Ekonomi Indonesia Terpuruk? Ini 6 Cara Sederhana yang Bisa Menguatkan Rupiah
Sejumlah tamu undangan baik dari dinas Perikanan, Dinas Sosial, para mahasiswa UIN Satu Tulungagung, dan Pemdes Karangrejo, tampak duduk santai dalam suasana hangat dan khidmad. Dalam saresehan ini, masing-masing yang hadir membahas atau diskusi terkait cara meningkatkan ekonomi lokal berbasis perikanan budidaya.
Manager Yayasan Bima Sakti Peduli Negeri, M. Adistya Kurniawan mengatakan kegiatan sarasehan ini bertujuan untuk pengembangan usaha dan Swadaya masyarakat di desa Karangrejo. Selain itu menurutnya, pihaknya memberikan batuan tunai dan siap mendampingi digitalisasinya untuk meningkatkan ekonomi yang berkelanjutan.
"Untuk kegiatan ini diharapkan kelompok desa akan dapat mandiri dan akan kita dampingi berbagai hal untuk meningkatkan kapasitas dari sisi keuangan dan manajemennya," tuturnya.
Dalam sarasehan ini, juga turut dibahas bahwa Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu memiliki potensi kolam budidaya yang besar. Maka, dengan dorongan yang serius dari pelaku usaha dan berbagai pihak maka diharapkan akan terjadi hilirisasi yang terintegrasi. Dengan demikian, Desa Karangrejo diharapkan mampu menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam hal kemandirian ekonomi kerakyatan.
Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Pernah dari Rp 17 Ribu ke Rp 6.500, Begini Cara Habibie Menguatkannya
Nara sumber dari Dinas Perikanan Tulungagung, memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan teknis bagi para pembudidaya yang ingin mengembangkan diri dan potensi. Pendampingan ini, dapat dimulai dari pemeliharaan, manajemen pakan, hingga inovasi teknologi pengolahan hasil perikanan.
Sarasehan juga turut dihadiri Kepala Desa Karangrejo, Camat Boyolangu dan para tokoh masyarakat serta pelaku usaha budidaya ikan.