JATIMTIMES – Semangat nasionalisme dan penguatan nilai kebangsaan kembali menggema dari Bumi Bung Karno, Kota Blitar. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Lemhannas Republik Indonesia, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si bersama jajaran melakukan ziarah kebangsaan ke Makam Bung Karno, Rabu (13/5/2026).
Agenda tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian HUT Lemhannas RI sekaligus momentum memperkuat semangat nasionalisme, ketahanan nasional, dan penghayatan terhadap nilai perjuangan Ir Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan RI sekaligus pendiri Lemhannas RI.
Baca Juga : Ratusan Guru SMK se-Jatim Ikut Workshop TKA dan Digitalisasi Media Ajar Berbasis AI di Blitar
Kedatangan rombongan Lemhannas RI disambut langsung Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin bersama jajaran Forkopimda Blitar Raya, Pemerintah Kota Blitar, Pemerintah Kabupaten Blitar, serta unsur TNI-Polri se-Blitar Raya, Selasa (12/5/2026).
Dalam sambutannya, Mas Ibin menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lemhannas RI yang setiap tahun melaksanakan ziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar. “Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Blitar, kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Gubernur Lemhannas RI beserta seluruh rombongan di Bumi Bung Karno, Kota Blitar. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Lemhannas RI yang setiap tahun secara konsisten berziarah ke Makam Bung Karno,” ujar Mas Ibin.
Menurutnya, ziarah tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk penghormatan terhadap pemikiran besar Bung Karno tentang persatuan, nasionalisme, dan pembangunan karakter bangsa. “Dengan berziarah ke Makam Bung Karno, kita tidak hanya datang untuk mendoakan Sang Proklamator, tetapi juga meneladani semangat perjuangan, nasionalisme, dan pengabdian beliau kepada bangsa dan negara,” katanya.
Mas Ibin menegaskan, Bung Karno sebagai pendiri Lemhannas RI telah mewariskan nilai-nilai kebangsaan yang hingga kini tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan global. “Sebagai pendiri Lemhannas RI, Bung Karno mewariskan nilai-nilai kebangsaan yang hingga hari ini tetap relevan dalam memperkuat persatuan dan karakter bangsa Indonesia,” tambahnya.

Relevansi Pemikiran Bung Karno
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, ziarah ke Makam Bung Karno menjadi bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas visi besar Bung Karno dalam membangun ketahanan nasional Indonesia.
“Hari ini Lemhannas Republik Indonesia melakukan ziarah ke makam Proklamator Republik Indonesia dan Presiden pertama Republik Indonesia yang juga pendiri Lemhannas Republik Indonesia, yakni Bapak Ir Haji Soekarno,” ujar Ace Hasan dalam konferensi pers usai ziarah di Makam Bung Karno, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian HUT ke-61 Lemhannas RI tahun 2026. Bagi Lemhannas, Bung Karno merupakan sosok yang memiliki visi jauh ke depan terkait pentingnya ketahanan nasional bagi keberlangsungan bangsa.
“Bagi kami, ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Bapak Ir Soekarno yang telah mendirikan Lemhannas Republik Indonesia dengan visi besar beliau yang ingin Indonesia memiliki ketahanan nasional yang kuat,” katanya.
Menurut Ace Hasan, Bung Karno memahami bahwa ketahanan nasional tidak dapat dipisahkan dari dinamika geopolitik global. Karena itu, Lemhannas RI hadir untuk mencetak pemimpin nasional yang memiliki wawasan strategis dan pemahaman global.
“Beliau meyakini betul bahwa Lemhannas merupakan lembaga kajian strategis yang mencetak pemimpin nasional yang memahami geopolitik global. Ketahanan nasional tidak bisa dipisahkan dari geopolitik global yang dialami semua bangsa termasuk Indonesia,” tegasnya.
Ace Hasan menilai, pemikiran Bung Karno justru semakin relevan di tengah kondisi dunia yang diwarnai konflik antarnegara dan ketidakpastian global.
“Kita tahu hari ini terjadi konflik antarnegara yang berdampak terhadap stabilitas kawasan. Karena itu visi besar Bung Karno harus kita wujudkan dan kita laksanakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Indonesia membutuhkan kepemimpinan nasional yang memiliki wawasan global, integral, dan holistik agar mampu menjaga ketahanan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Kalau negara kita tanpa kepemimpinan yang dididik di Lemhannas dengan wawasan global yang mendalam, holistik, dan integral, maka ketahanan nasional kita akan sulit menjadi prasyarat menuju Indonesia Emas,” katanya.

Dukung Hasta Cita dan Ketahanan Nasional
Dalam momentum HUT ke-61 tahun 2026, Lemhannas RI mengusung tema “Transformasi Lemhannas Republik Indonesia Memperkokoh Ketahanan Nasional untuk Mewujudkan Hasta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”.
Tema tersebut, kata Ace Hasan, menjadi bagian dari komitmen Lemhannas RI dalam mendukung arah pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Ini bagian dari upaya Lemhannas Republik Indonesia terus mendukung kebijakan Bapak Presiden Prabowo agar Hasta Cita menjadi spirit dalam memperteguh dan memperkuat ketahanan nasional Republik Indonesia,” ujarnya.
Selain agenda ziarah di Kota Blitar, Lemhannas RI juga dijadwalkan melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 19 Mei 2026 dan tasyakuran HUT Lemhannas pada 20 Mei 2026.
Ace Hasan menegaskan, Makam Bung Karno menjadi lokasi utama yang didahulukan karena Bung Karno merupakan pendiri Lemhannas RI sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia.

Mas Ibin Tegaskan Komitmen Kota Blitar Jaga Nilai Kebangsaan
Rangkaian kegiatan ziarah di Kota Blitar berlangsung sejak Selasa (12/5/2026). Berdasarkan panduan kegiatan, rombongan Lemhannas RI bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Dhoho Kediri menggunakan pesawat TNI AU sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Blitar.
Rombongan kemudian diterima dalam agenda penyambutan di Kota Blitar sebelum melaksanakan ziarah di Makam Bung Karno pada Rabu (13/5/2026) pagi.
Prosesi ziarah berlangsung khidmat dengan penghormatan kepada arwah Bung Karno, peletakan karangan bunga di pusara makam, mengheningkan cipta, hingga doa bersama.
Wali Kota Blitar Mas Ibin mengatakan, Kota Blitar terus berupaya menjaga semangat kebangsaan melalui berbagai program penguatan nasionalisme serta pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.
“Kami terus mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa bangga dan keyakinan diri bahwa kita adalah bangsa Indonesia yang besar, bangsa yang lahir dari persatuan, keberagaman, dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Ia juga mengundang keluarga besar Lemhannas RI untuk kembali hadir pada peringatan Bulan Bung Karno Juni mendatang yang akan dirangkai dengan berbagai agenda kebangsaan dan Soekarno Kopi Festival.
“Saya meyakini selama kita tetap bersatu dan bergerak bersama dalam semangat gotong royong serta pantang menyerah, bangsa Indonesia akan mampu menghadapi setiap tantangan dan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.