free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Serba Serbi

6 Fenomena Langit Mei 2026 yang Bisa Dilihat di Indonesia, Ada Blue Moon hingga Hujan Meteor

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

02 - May - 2026, 07:22

Loading Placeholder
Ilustrasi blue Moon, salah satu peristiwa Astronomi di bulan Mei 2026. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Bulan Mei 2026 akan menjadi momen menarik bagi pecinta astronomi. Sepanjang bulan ini, ada sejumlah fenomena langit yang dapat disaksikan dari Indonesia, mulai dari purnama, hujan meteor, cahaya Da Vinci, hingga Blue Moon yang cukup langka.

Sebagian besar fenomena ini bisa dilihat tanpa alat khusus, cukup dari lokasi yang minim polusi cahaya dan cuaca cerah. Bagi yang hobi fotografi malam atau sekadar ingin menikmati keindahan langit, Mei bisa jadi waktu yang tepat.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 2 Mei 2026: Libra Berbunga-bunga, Capricorn Diuji Soal Cinta

Berdasarkan data dari Time and Date, berikut daftar fenomena langit Mei 2026 lengkap dengan waktu Indonesia Barat (WIB).

1. Flower Moon atau Purnama Bunga - 2 Mei 2026

Fenomena pertama dibuka dengan Flower Moon yang mencapai puncak purnama pada 2 Mei 2026 pukul 00.23 WIB.

Istilah Flower Moon berasal dari tradisi di belahan bumi utara yang menandai musim bunga bermekaran saat Mei tiba. Di Indonesia, bulan purnama ini dapat dilihat sejak matahari terbenam hingga tengah malam.

Jika menggunakan binokular, permukaan bulan akan terlihat lebih detail, termasuk kawah terang dan area gelapnya.

2. Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid - 6 hingga 7 Mei 2026

Langit malam akan semakin meriah dengan hujan meteor Eta Aquarid yang mencapai puncaknya pada malam 6 hingga 7 Mei 2026.

Meteor ini berasal dari sisa debu Komet Halley dan akan tampak muncul dari arah rasi Aquarius. Waktu terbaik mengamatinya sekitar pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.

Fenomena ini bisa disaksikan di Indonesia, bahkan wilayah dekat khatulistiwa seperti Indonesia termasuk lokasi cukup baik untuk mengamatinya. Untuk hasil terbaik, cari tempat gelap, jauh dari lampu kota, lalu arahkan pandangan ke timur.

3. Earthshine atau Cahaya Da Vinci - 12 hingga 13 Mei 2026

Pada dini hari 12 dan 13 Mei 2026, masyarakat bisa menyaksikan Earthshine atau Cahaya Da Vinci.

Fenomena ini terjadi ketika bagian gelap bulan sabit tampak samar bercahaya karena memantulkan cahaya Matahari yang dipantulkan kembali oleh Bumi.

Fenomena ini paling indah dilihat menjelang matahari terbit di arah timur. Fenomena ini juga bisa terlihat di Indonesia. 

4. Super New Moon - 17 Mei 2026

Pada 17 Mei 2026 pukul 03.01 WIB akan terjadi Super New Moon atau Bulan Baru Super.

Meski bulan tidak terlihat karena berada searah dengan Matahari, fenomena ini terjadi saat bulan berada di titik terdekat dengan Bumi. 

Alhasil, fenomena ini tidak bisa dilihat langsung di Indonesia maupun di tempat lain. karena posisi bulan berada searah dengan Matahari sehingga tidak tampak dari Bumi.

Kondisi tanpa cahaya bulan membuat langit malam lebih gelap, sehingga cocok untuk melihat bintang, galaksi, atau memotret Bima Sakti.

5. Earthshine Malam Hari - 19 hingga 20 Mei 2026

Fenomena Earthshine kembali muncul pada malam 19 dan 20 Mei 2026 sesaat setelah matahari terbenam. Peristiwa ini bisa disaksikan dilangit Indonesia. 

Baca Juga : Hari Pendidikan Nasional dan Janji yang Belum Tuntas

Bulan sabit tipis akan terlihat di barat dengan sisi gelap yang tampak redup bercahaya. Pemandangan ini cukup menarik untuk fotografi langit senja.

Pastikan mencari lokasi dengan pandangan barat yang terbuka tanpa terhalang gedung atau pepohonan.

6. Micro Blue Moon - 31 Mei 2026

Fenomena terakhir sekaligus paling spesial adalah Micro Blue Moon pada 31 Mei 2026 pukul 15.45 WIB, dan dapat diamati pada malam harinya di Indonesia.

Disebut Blue Moon karena merupakan purnama kedua dalam satu bulan kalender. Sementara disebut Micromoon karena bulan berada di titik terjauh dari Bumi, sehingga terlihat sedikit lebih kecil dari biasanya.

Meski ukurannya tampak lebih mungil, fenomena ini tetap menarik diamati dengan mata telanjang maupun teleskop.

Tips Menyaksikan Fenomena Langit Mei 2026

Agar pengalaman mengamati langit lebih maksimal, berikut beberapa tips sederhana:

• Pilih lokasi gelap dan jauh dari lampu kota.

• Pastikan cuaca cerah dan tidak mendung.

• Biarkan mata beradaptasi dengan gelap selama 15-20 menit.

• Gunakan binokular jika ingin melihat detail bulan.

• Hindari terlalu sering melihat layar ponsel saat pengamatan.

Fenomena langit Mei 2026 menjadi kesempatan langka yang sayang dilewatkan. Mulai dari hujan meteor Eta Aquarid hingga Micro Blue Moon, semuanya bisa dinikmati dari Indonesia jika cuaca mendukung.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi

--- Iklan Sponsor ---