JATIMTIMES - Jumat (1 Mei 2026) bertepatan dengan pasaran Pon dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 14 Sela 1959 Tahun Dal dan berada dalam Wuku Kuranthil. Weton hari ini adalah Jumat Pon dengan jumlah neptu 13 (Jumat = 6, Pon = 7).
Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton masih dipercaya sebagai gambaran watak, rezeki, hingga perjalanan hidup seseorang. Tak sedikit yang menjadikannya pedoman untuk menentukan hari baik dalam berbagai urusan, mulai dari pekerjaan hingga hubungan asmara.
Baca Juga : Orang Tua Paksa Balita Ngamen di Stadion Kanjuruhan, Diduga Eksploitasi Anak sejak Bayi
Orang yang lahir pada weton Jumat Pon dikenal memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik. Karakternya cenderung ramah, kreatif, jujur, serta mudah bergaul. Sifat ini membuatnya mudah diterima di berbagai lingkungan.
Namun di balik itu, ada sisi lain yang kerap muncul, seperti ambisi tinggi, senang mendapat pujian, hingga kecenderungan memamerkan kemampuan atau harta yang dimiliki.
Menurut primbon Jawa, pangarasan Jumat Pon adalah Lakuning Lintang. Watak ini diibaratkan seperti bintang yang memberi arah di langit malam. Artinya, sosok dengan weton ini sering menjadi panutan atau pemberi inspirasi bagi orang lain.
Namun, ada sisi yang perlu diperhatikan. Lakuning Lintang juga menggambarkan ketidakstabilan dalam beberapa aspek kehidupan, seperti pekerjaan atau tempat tinggal. Perubahan arah hidup bisa terjadi jika tidak dibarengi dengan keteguhan.
Sementara itu, Pancasuda Jumat Pon adalah Lebu Katiyup Angin. Maknanya, apa yang diinginkan kerap sulit tercapai dengan mudah. Usaha yang dijalankan bisa mengalami hambatan atau berjalan lambat.
Karena itu, diperlukan keseriusan, ketekunan, serta kerja keras lebih untuk bisa meraih tujuan. Tanpa itu, hasil yang diharapkan cenderung sulit didapat.
Hari ini berada dalam Wuku Kuranthil yang dilambangkan oleh Bathara Langsur. Wuku ini dikenal memiliki karakter yang cukup kompleks.
Beberapa simbol dalam Wuku Kuranthil menggambarkan sisi kehidupan yang tidak stabil. Misalnya, gedhong yang terguling di tanah melambangkan kecenderungan boros dan sulit mengatur keuangan. Selain itu, simbol burung slinditan menunjukkan sifat aktif dan tidak bisa diam.
Baca Juga : Bantuan Beras dan Minyak Mengalir ke Tambakrejo, 405 Warga Tersenyum Lega
Namun, ada juga peringatan yang perlu diperhatikan. Dalam wuku ini, rezeki sering tidak tetap, bisa datang dan pergi. Bahkan dalam beberapa kondisi, seseorang bisa mengalami fase naik turun secara finansial.
Selain itu, primbon juga menyebut adanya potensi rasa iri hati, kurang percaya diri, serta kecenderungan menyimpan sesuatu secara diam-diam.
Untuk aktivitas harian, Jumat Pon di Wuku Kuranthil dinilai kurang baik digunakan untuk kegiatan, terutama perjalanan jauh. Ada kecenderungan tubuh mudah drop atau mengalami gangguan kesehatan saat dalam perjalanan.
Karena itu, jika tidak mendesak, sebaiknya menunda perjalanan dan memilih aktivitas yang lebih ringan.
Dilihat dari karakter dasarnya, Jumat Pon cocok menekuni pekerjaan yang membutuhkan kreativitas dan interaksi sosial. Beberapa bidang yang dinilai sesuai antara lain, dunia fesyen, aksesoris, atau perhiasan. Kemudian pendidikan dan pengajaran serta psikologi atau pekerjaan yang berkaitan dengan empati dan komunikasi.
Dalam urusan asmara, weton Jumat Pon dinilai cocok dengan pasangan yang memiliki neptu 10 atau 15. Beberapa weton yang masuk kategori ini antara lain Minggu Pon, Jumat Wage, dan Rabu Kliwon.