JATIMTIMES - Dalam rangka memberikan kenyamanan dan meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat luas Kabupaten Malang, proses pembangunan tahap kedua gedung pelayanan UPT Puskesmas Bululawang yang baru akan segera dilakukan pada tahun 2027 mendatang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg. Wiyanto Wijoyo menyampaikan, bahwa saat ini proses pembangunan gedung layanan baru UPT Puskesmas Bululawang telah selesai dibangun untuk tahap pertama. Sedangkan untuk tahap kedua menunggu ketersediaan anggaran yang ada.
Baca Juga : Pembangunan Jembatan Sungai Lembu Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi Masuk Prioritas
"Pembangunan gedung baru Puskesmas Bululawang sudah selesai separuh untuk tahap pertama. Untuk tahap kedua belakangnya mau dibangun lagi, tetapi anggarannya diprioritaskan yang lain dulu," ungkap Wiyanto kepada JatimTIMES.com.
Selain mempertimbangkan ketersediaan anggaran, Wiyanto menyebut di belakang area gedung baru Puskesmas Bululawang juga terdapat satuan pendidikan pada jenjang Taman Kanak-kanak (TK) yang terlebih dahulu harus direlokasi agar dapat dilakukan perluasan bangunan baru Puskesmas Bululawang.
"Karena di belakang Puskesmas Bululawang yang mau dibangun itu ada sekolah TK yang masih aktif. Jadi sebelum membangun itu, harus memindahkan TK itu terlebih dahulu. Jadi terlambat dikit," tutur Wiyanto.
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Malang untuk rencana relokasi atau pemindahan bangunan satuan pendidikan TK tersebut.
"Kami sudah koordinasikan dengan dinas terkait. Nanti kalau sudah disediakan bangunan TK nya, TK nya dipindah, bangunan yang lama dibongkar dan dibangun kembali, mungkin tahun depan ya (proses pembangunan tahap dua Puskesmas Bululawang)," kata Wiyanto.
Idealnya menurut Wiyanto, untuk sebuah bangunan puskesmas berdiri di atas lahan seluas lebih dari 3.000 meter persegi. Di mana di dalam puskesmas juga harus mempertimbangkan kecukupan ruangan layanan kesehatan seperti ruangan poli, UGD, rawat inap, serta area parkir dan sarana prasarana lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang layanan kesehatan.
Baca Juga : Bakesbangpol Tegaskan Peran Ormas sebagai Mitra Strategis Pembangunan Jember
"Nantinya setelah direlokasi, untuk bangunan puskesmas yang lama, biasanya dapat digunakan untuk kebutuhan kantor perangkat daerah yang lain. Seperti Puskesmas Pakisaji itu yang lama dijadikan Kantor Dinas Ketahanan Pangan," beber Wiyanto.
Sementara itu, berdasarkan data pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Malang 2025, disediakan pagu sekitar Rp 3,64 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang untuk pembangunan Puskesmas Bululawang yang baru.
Anggaran sebesar itu, digunakan untuk membangun fondasi bangunan gedung, melalui pasangan, plesteran, dan beton untuk memaksimalkan fondasi. Selain itu, juga digunakan untuk pembelian dan pemasangan kusen pintu dan jendela, keramik, listrik, pengecatan, paving, atap dan plafon, hingga pemasangan pipa dan sanitasi.