free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Banyak Salah Kaprah, Ini Waktu yang Tidak Dianjurkan untuk Makan Buah agar Tubuh Tetap Nyaman

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

28 - Apr - 2026, 06:30

Loading Placeholder
Makan buah-buahan. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Buah dikenal sebagai makanan sehat karena kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Namun, tidak banyak yang menyadari bahwa waktu makan buah juga berpengaruh terhadap manfaat yang didapatkan. Jika dikonsumsi pada saat yang kurang tepat, buah justru bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, gangguan pencernaan, hingga memicu perubahan gula darah.

Karena itu, penting memahami kapan waktu yang sebaiknya dihindari untuk makan buah. Melansir Food NDTV, berikut beberapa waktu yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi buah.

Baca Juga : Riset BRIN Ungkap Herbal Lokal Berpotensi Antikanker

1. Saat Perut Kosong

Banyak orang terbiasa makan buah di pagi hari sebelum sarapan karena dianggap lebih sehat. Namun, kebiasaan ini tidak selalu cocok untuk semua orang, terutama yang memiliki masalah gula darah.

Kandungan gula alami dalam buah bisa cepat diserap tubuh saat perut kosong. Kondisi ini berpotensi menyebabkan gula darah naik dengan cepat, lalu turun kembali dalam waktu singkat. Akibatnya, tubuh bisa terasa lemas, mudah lapar, dan energi cepat habis.

Bagi penderita maag, makan buah saat perut kosong juga kurang dianjurkan, khususnya buah yang bersifat asam seperti jeruk, nanas, atau kiwi.

2. Setelah Makan Berat

Sebagian orang menjadikan buah sebagai pencuci mulut setelah makan besar. Padahal, buah memiliki waktu cerna yang lebih cepat dibandingkan makanan tinggi protein atau lemak.

Jika dimakan setelah makan berat, buah bisa tertahan lebih lama di lambung sehingga menimbulkan rasa begah, perut kembung, atau gas berlebih. Agar lebih nyaman, buah sebaiknya dikonsumsi sebelum makan atau diberi jeda sekitar 2 sampai 3 jam setelah makan utama.

3. Larut Malam Menjelang Tidur

Makan buah terlalu malam juga sebaiknya dibatasi, terutama saat mendekati waktu tidur. Kandungan gula alami pada buah dapat memberi tambahan energi sehingga tubuh menjadi lebih segar saat seharusnya mulai beristirahat.

Selain itu, kebiasaan ini juga disebut bisa memengaruhi kualitas tidur pada sebagian orang. Akibatnya, tidur menjadi kurang nyenyak dan tubuh terasa lelah saat bangun pagi.

4. Sebagai Hidangan Penutup

Buah sering dianggap pilihan dessert paling sehat. Meski benar dari sisi nutrisi, waktu konsumsinya tetap perlu diperhatikan.

Baca Juga : Rumah Warga Bantur Rusak Parah usai Diduga Dilempar Bom Molotov

Saat dimakan bersamaan atau sesudah menu utama, proses pencernaan buah bisa melambat. Hal ini berisiko membuat perut terasa penuh, kembung, dan tidak nyaman. Pada beberapa orang, kondisi tersebut juga bisa memicu rasa lapar kembali meski baru selesai makan.

5. Bersamaan dengan Produk Susu

Campuran buah dan susu dalam bentuk smoothie atau milkshake memang populer. Namun, kombinasi ini belum tentu cocok bagi semua orang.

Sebagian orang bisa mengalami gangguan pencernaan seperti kembung, mual ringan, atau perut tidak nyaman setelah mengonsumsinya. Karena itu, penting memperhatikan reaksi tubuh masing-masing setelah makan buah bersama produk susu.

Kapan Waktu Terbaik Makan Buah?

Secara umum, buah baik dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan utama, saat tubuh membutuhkan tambahan energi, atau sebagai bagian dari sarapan seimbang yang dipadukan dengan protein dan serat lain.

Setiap orang memiliki kondisi tubuh berbeda, sehingga respons terhadap buah juga tidak sama. Jika setelah makan buah muncul keluhan tertentu, sebaiknya atur kembali waktu konsumsi atau konsultasikan dengan ahli gizi.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---