free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Transportasi

Pemkot Malang Usul TransJatim Lintasi Jalan Soekarno-Hatta

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Yunan Helmy

26 - Apr - 2026, 17:31

Loading Placeholder
Bus TransJatim yang melintas di wilayah Kota Malang. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengusulkan penambahan rute baru bus TransJatim kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satu jalur yang diusulkan yakni di kawasan Jalan Soekarno-Hatta untuk menjawab kebutuhan akses transportasi publik masyarakat.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengungkapkan bahwa usulan tersebut telah disampaikan dalam forum diskusi bersama pihak terkait. Jalan Soekarno-Hatta dinilai sebagai salah satu pusat aktivitas warga karena dipenuhi kawasan perkantoran, hiburan, hingga kampus.

Baca Juga : BRIN Dorong UMKM Surabaya Level Up, dengan Pemanfatan Tekhnologi Digital

"Kami sudah memberikan usulan sewaktu diskusi. Ada beberapa ruas jalan belum dijangkau TransJatim, seperti Soekarno-Hatta," kata Wahyu.

Ia menjelaskan bahwa pengajuan rute baru ini juga merupakan aspirasi langsung dari masyarakat. Warga menginginkan kemudahan mobilitas sehari-hari dengan tersedianya angkutan umum yang terintegrasi dan menjangkau titik-titik strategis.

Wahyu menambahkan bahwa penentuan titik halte tetap akan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Hal ini dilakukan agar keberadaan halte tidak menimbulkan persoalan baru, terutama terkait kemacetan lalu lintas.

"Beberapa masih kami pilih supaya tidak sampai menyebabkan kemacetan. Kami akan melihat karena nanti akan banyak menggunakan lahan milik pemkot," ucap dia.

Saat ini, layanan TransJatim di wilayah Malang Raya baru memiliki satu koridor dengan panjang rute sekitar 52 kilometer. Jalur tersebut menghubungkan Terminal Hamid Rusdi di Kota Malang, Terminal Landungsari di Kabupaten Malang, hingga Terminal Batu di Kota Batu.

Di Kota Malang sendiri, bus TransJatim telah melayani sejumlah titik strategis seperti Stasiun Malang, kawasan Kayutangan di Jalan Basuki Rahmat, Terminal Madyopuro, Jalan Dinoyo, hingga Jalan Veteran. Tingkat keterisian penumpang atau load factor bahkan mencapai sekitar 61 persen per hari.

Baca Juga : Sinopsis ‘If Wishes Could Kill’, Drama Korea Horor Netflix tentang Aplikasi Pembawa Kutukan

Melihat tingginya minat masyarakat, Wahyu menilai keberadaan TransJatim sangat dibutuhkan. Bahkan, hampir setiap armada yang melintas selalu dipenuhi penumpang, menunjukkan tingginya ketergantungan warga terhadap moda transportasi tersebut.

Meski demikian, keputusan akhir terkait realisasi penambahan rute tetap berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengingat layanan TransJatim merupakan transportasi lintas daerah di wilayah Malang Raya yang kewenangannya lebih banyak berada di tingkat provinsi.

"Apalagi bus ini lintas daerah (Malang Raya) sehingga peranannya kebanyakan di provinsi," ujarnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

Transportasi

Artikel terkait di Transportasi

--- Iklan Sponsor ---