JATIMTIMES — Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3 Polres Kediri yang berlokasi di lahan Mapolsek Kandat pada Rabu (22/4/2026). Fasilitas ini merupakan unit ketiga yang dibangun Polres Kediri guna mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis bagi pelajar dan kelompok rentan.
Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan pita oleh Kapolres Kediri, didampingi oleh Wakapolres, unsur Forkopimcam Kandat (Camat dan Danramil), Kepala SPPG, serta perwakilan sekolah penerima manfaat.
Komitmen Pemenuhan Gizi Berbasis Wilayah
Dalam sambutannya, AKBP Bramastyo Priaji menjelaskan bahwa SPPG 3 ini berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari. Kehadiran unit ini melengkapi dua fasilitas serupa yang sebelumnya telah beroperasi di Polsek Plemahan dan Polsek Plosoklaten.
"Kami bersama Forkopimcam Kandat meresmikan operasional SPPG 3. Ini adalah bagian dari upaya penguatan pemenuhan gizi masyarakat berbasis wilayah di hukum Polres Kediri," tutur AKBP Bramastyo.
Jangkau 1.100 Penerima Manfaat
Operasional SPPG 3 sejatinya telah dimulai sejak Senin, 13 April 2026. Pada tahap awal, program ini telah melayani sekitar 1.100 penerima manfaat, yang terdiri dari: Pelajar, mulai dari jenjang Kelompok Bermain (TK), SD, hingga SMA. Kelompok 3B, meliputi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita.
"Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi bersama unsur kecamatan dan koordinator wilayah agar pelaksanaan distribusi semakin optimal dan tepat sasaran," tambahnya.
Keamanan Pangan Jadi Prioritas Utama
Polres Kediri menegaskan bahwa standar kualitas dan keamanan makanan adalah prioritas tertinggi. Untuk menjamin hal tersebut, Polres Kediri menerapkan langkah-langkah preventif:
Uji Food Security: Tim Siedokes Polres Kediri melakukan pengujian berkala untuk memastikan makanan bebas dari bahan berbahaya.
Baca Juga : Pemkab Malang Gelar Konsultasi dan Desk Bersama Kementerian PAN-RB, Sempurnakan Implementasi SAKIP
Relawan Terverifikasi: Sebanyak 47 relawan dikerahkan dalam proses pengolahan. Seluruh relawan telah dipastikan dalam kondisi sehat dan prima.
Pengawasan Terpadu: Koordinasi aktif dilakukan antara Kepala SPPG dengan Korwil Pendidikan, Camat, Danramil, serta Kapolsek.
"Mulai dari pemilihan bahan baku, pencucian, memasak, hingga distribusi dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Harapannya, asupan gizi yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi pertumbuhan generasi muda kita," pungkas Kapolres.
Program ini diharapkan dapat menyukseskan visi Presiden Republik Indonesia melalui Badan Gizi Nasional dalam mencetak generasi emas yang sehat dan berkualitas.