JATIMTIMES - Survei konsumen yang dirilis Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang pada Februari 2026 menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga kuat. Meski sedikit termoderasi dibandingkan Januari, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat masih berada di level tinggi, yakni 147,3 atau jauh di atas ambang optimis (indeks >100).
Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi, Sabtu (28/2/206). Ia menjelaskan bahwa keyakinan konsumen di Kota Malang tetap solid di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.
Baca Juga : Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok saat Hendak Sidang Skripsi Diduga Sempat Jalin Hubungan dengan Pelaku
“Secara umum, keyakinan konsumen di Kota Malang masih berada pada level optimis. Meskipun ada sedikit moderasi dibanding bulan sebelumnya, angka IKK 147,3 menunjukkan bahwa masyarakat tetap percaya terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prospeknya ke depan,” kata Indra.
Optimisme tersebut tercermin pada Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Februari 2026 yang juga tercatat sebesar 147,3. Seluruh komponen pembentuknya berada di atas level 100. Indeks pembelian barang tahan lama (durable goods) tercatat 134,5, indeks penghasilan saat ini sebesar 142,0, serta indeks ketersediaan lapangan kerja sebesar 132,5.
Menurut Indra, capaian tersebut menunjukkan daya beli masyarakat yang masih terjaga. “Indeks penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja yang tetap tinggi mengindikasikan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan baik. Ini mencerminkan perbaikan pendapatan dan peluang kerja yang masih terbuka,” jelasnya.
Tidak hanya kondisi saat ini, ekspektasi masyarakat terhadap enam bulan mendatang juga tetap kuat. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Februari 2026 tercatat sebesar 158,3.
Komponen pembentuknya pun sama-sama berada pada level optimis, yakni Indeks Ekspektasi Penghasilan sebesar 157,0, Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Káerja 155,5, serta indeks ekspektasi kegiatan usaha mencapai 162,5.
Baca Juga : Pra-Musrenbang 2027 Digelar, Wali Kota Blitar Mas Ibin Matangkan Smart Governance dan Smart Economy
“Ekspektasi yang tinggi menunjukkan masyarakat yakin kegiatan usaha dan pendapatan akan terus membaik dalam enam bulan ke depan. Ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Indra.
Ia menegaskan, kondisi ekonomi Kota Malang saat ini masih ditopang stabilitas makroekonomi yang terjaga, inflasi yang terkendali, serta aktivitas ekonomi regional yang terus bergerak positif. Tingginya mobilitas masyarakat dan berlanjutnya berbagai proyek pembangunan juga turut memperkuat sentimen usaha.
“Sinergi antara stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi regional, dan optimisme pelaku usaha menjadi faktor utama yang menjaga indeks Survei Konsumen tetap berada pada level tinggi,” tutup Indra.