JATIMTIMES - Anggota DPRD Kota Malang Komisi D Ginanjar Yoni Wardoyo menunjukkan keseriusannya untuk mendukung ketersediaan darah. Hal itu dilakukan Ginanjar Yoni dengan melakukan donor darah sekaligus melakukan pengecekan kondisi kantor PMI Kota Malang.
D ttengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Ginanjar tetap memprioritaskan rasa kemanusian dan kepentingan masyarakat.
Baca Juga : Pelantikan PMI Kabupaten Blitar, DPRD Tekankan Kolaborasi untuk Kemanusiaan
Rabu (5/3/2025) usai salat tarawih, Ginanjar bersama sejumlah rekannya melakukan donor darah. Disisi lain, ia juga melihat ketersediaan stok darah di PMI.
“Yang utama kami ingin, khususnya bulan Ramadan, kesediaan stok darah di Kota Malang,” kata Ginanjar.

Berdasarkan pantauannya, saat ini stok darah di PMI Kota Malang memang ada penurunan sekitar 25 persen. Tetapi, ia mengaku stok tersebut masih mencukupi untuk Kota Malang. “Bukan hanya di Kota Malang, tapi wilayah tetangga juga iya (stok darah turun),” ujar Ginanjar.
Saat datang di PMI Kota Malang, Ginanjar kagum melihat antusiasme masyarakat. Meski tak sebanyak sebelum Ramadan, Ginanjar meyakini setiap hari masih banyak masyarakat yang berdonor darah.
“Saya apresiasi kesadaran masyarakat tentang donor darah. 65 persen itu datang sendiri ke PMI,” kata Ginanjar.
Ginanjar tercatat sebagai anggota DPRD Kota Malang yang rutin mendonorkan darahnya. Hal itu terbukti dari data yang ada di PMI Kota Malang. Nama Ginanjar masih tertera pada donor darah yang terakhir dilakukan.
“Kami juga memastikan bagaimana peralatan di PMI. Kami juga melihat mesin pemecah darah. Kami apresiasi dan perlu dipertahankan. Ke depan kami kami akan usulkan penambahan peralatan pada laboratorium,” imbuh Ginanjar.

Tak hanya itu. Sejumlah permasalahan di PMI Kota Malang juga disoroti Ginanjar. Mulai ketersediaan lahan parkir, permasalahan rumah sakit yang terlambat melakukan pengambilan darah hingga kapitasi BPJS pada klinik PMI yang masih di angka 6000.
Baca Juga : Waspada Dehidrasi Saat Puasa! Ini 3 Tandanya Menurut Dokter
“Dengan sejumlah permasalahan tersebut, kami akan mencoba menyampaikan di DPRD Kota Malang. Sehingga harapan ke depan dapat dicarikan solusi untuk permasalahan tersebut,” ujar Ginanjar.
Ke depan, Ginanjar pun berharap seluruh anggota DPRD Kota Malang dapat berdonor darah. Hal itu selain membantu menambah ketersediaan darah, juga memberi contoh kepada masyarakat.
“Kami juga ingin menginspirasi teman-teman di DPRD, baik di fraksi atau yang lain, untuk terus meningkatkan kesadaran diri untuk donor darah,” tukas Ginanjar.

Sementara itu, Ketua PMI Kota Malang Imam Bukhori mengapresiasi anggota DPRD Kota Malang yang mendonorkan darahnya. Imam juga ingin wakil rakyat mengetahui bagaimana pengelolaan darah yang ada saat ini.
“Terima kasih atas kunjungan Pak Ginanjar. Supaya DPRD tahu bagaimana pengelolaan darah. PMI ini bukan donor darah saja, tapi kami ada unit markas yang tugasnya kedaruratan dan kebencanaan karena kita ada posko 24 jam. Yang banyak kami membantu kecelakaan,” ucap Imam.