JATIMTIMES - Rencana KONI Kota Malang mengikutsertakan 1.142 atlet untuk ajang Porprov IX Jatim 2025 nampaknya sulit terealisasi. Angka tersebut diprediksi akan berkurang.
Sekretaris KONI Kota Malang, Yudo Nugroho mengatakan pihaknya kemungkinan akan mengurangi jumlah atlet untuk Porprov IX Jatim 2025. Rencananya, pengurangan atlet mencapai angka 392.
Baca Juga : Bupati Sanusi Bahas Efisiensi Anggaran pada Pra Musrenbang RKPD Kabupaten Malang Tahun 2026
Pengurangan itu karena pihaknya tidak bisa mengakomodasi jumlah atlet pada angka tersebut. Karena tahun ini, pihaknya hanya mendapatkan anggaran sebesar Rp 10 miliar.
“Kami telah menginformasikan, anggaran untuk atlet Porprov saat ini ideal untuk 750 atlet saja,” kata Yudo.
Dijelaskan Yudo, anggaran Rp 10 miliar tersebut sudah tidak dapat digeser kambali. Karena jika sampai tersentuh pada kegiatan lain, maka dikhawatirkan akan mengganggu persiapan dan dampaknya hingga ke prestasi.
“Jika anggaran pada angka tersebut di utak-atik lagi, kami khawatir akan berdampak,” ujar Yudo.
Tak hanya Kota Malang, Yudo mengaku pengurangan jumlah atlet juga terjadi pada daerah lain.
Terkait pengurangan jumlah atlet, Yudo menjelaskan bahwa hal itu dilakukan kepada seluruh cabor yang ikut Porprov IX Jatim 2025. Mulai dari cabor perseorangan ataupun tim.