JATIMTIMES – Pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan 1446 Hijriah di Kota Blitar juga berakhir dengan hasil nihil. Dari lantai 9 Hotel Santika, tim rukyatul hilal tak berhasil melihat anak bulan akibat langit yang tertutup mendung. Dengan demikian, keputusan awal puasa sepenuhnya menunggu hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama RI pada Jumat (28/2/2025) malam.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar, Muhammad Kanzul Fathon, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan sejak pukul 17.53 WIB, tepat saat matahari terbenam. Tim rukyat melakukan observasi selama 15 menit lebih 2 detik, tetapi hingga waktu berakhir, hilal tak juga terlihat. "Secara teknis tidak ada kendala, tetapi kondisi cuaca kurang mendukung karena mendung," ujarnya.
Baca Juga : Jelang Ramadan, Polisi di Kota Malang Bersihkan Masjid hingga TPU
Meski hasilnya nihil, laporan dari Kota Blitar tetap dikirimkan ke Kementerian Agama RI sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat. Kanzul Fathon mengimbau masyarakat agar tetap menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penentuan awal Ramadan. "Kita ikuti keputusan sidang isbat nanti malam sebagai pedoman awal puasa tahun ini," katanya.
Pemantauan hilal kali ini menjadi yang pertama digelar di Kota Blitar. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan di Bukit Banjarsari, Wonotirto, Kabupaten Blitar, tahun ini rukyatul hilal digelar di atas Hotel Santika, sebuah hotel bintang tiga di Jalan Ir. Soekarno. Pemilihan lokasi baru ini disebut sebagai bagian dari strategi pemantauan yang lebih optimal di wilayah perkotaan.
Sejumlah institusi terlibat dalam kegiatan ini, termasuk Kantor Kemenag Kota Blitar, Lembaga Falakiyah NU Kota Blitar, Balai Diklat Keagamaan Surabaya, UINSA Tulungagung, serta beberapa organisasi masyarakat Islam lainnya. Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan akurasi dan validitas hasil pengamatan.
Rencananya, pemantauan hilal dari Hotel Santika akan dilakukan secara rutin sebanyak tiga kali dalam setahun, mencakup penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Inisiatif ini sejalan dengan upaya Kemenag untuk memperkuat peran Kota Blitar dalam pengamatan falakiyah di Jawa Timur.
Sebelumnya, hasil serupa juga dilaporkan dari Kabupaten Blitar. Pemantauan hilal di Bukit Banjarsari, Wonotirto, juga tidak membuahkan hasil akibat langit yang tertutup awan tebal. Dengan demikian, dua titik rukyat di Blitar Raya sama-sama melaporkan hilal tak terlihat.
Baca Juga : Hilal Terlihat, Hasil Sidang Isbat Tetapkan 1 Ramadan Jatuh 1 Maret 2025
Kini, masyarakat Blitar menanti hasil sidang isbat yang akan digelar pada pukul 19.00 WIB. Apapun keputusannya, Ramadan tinggal menghitung jam, dan umat Islam di Blitar telah bersiap menyambut bulan suci dengan penuh antusiasme.