JATIMTIMES - Selain faktor usia, kemunculan kerutan atau keriput di wajah juga dapat dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, seperti kebiasaan merokok hingga paparan sinar matahari. Tak hanya itu, cara atau kebiasaan tidur juga bisa mendorong munculnya keriput di wajah.
Keriput yang terbentuk saat tidur ini dalam dunia medis disebut sebagai sleep wrinkles.
Baca Juga : Liga Korupsi Indonesia Lagi Viral, Cek Kasusnya
Kerutan tidur atau sleep wrinkles menurut dokter kulit Brencan Camp, adalah lipatan yang terbentuk semalaman saat tidur. Lipatan ini terjadi karena tekanan dan gesekan kulit terhadap bantal dan kain.
Saat lipatan ini terbentuk berulang kali setiap malam atau dari waktu ke waktu akhirnya dapat menyebabkan kerutan. Lipatan tersebut juga menyebabkan munculnya garis-garis halus pada kulit wajah yang bersifat permanen.
Posisi Tidur yang Bikin Wajah Keriput Di usia Muda
Menurut seorang dokter kosmetik dan ahli bedah plastik wajah, Konstantin Vasyukevich, MD, posisi horizontal tubuh saat tidur menggeser keseimbangan distribusi cairan ke tubuh bagian atas, itulah sebabnya pembengkakan wajah biasanya terlihat lebih awal, di pagi hari.
Efek jangka panjang dari siklus pembengkakan yang terus menerus ini tidak boleh dianggap remeh. Berikut adalah dua posisi tidur yang bisa membuat wajah keriput di usia muda:
1. Tidur Miring
Melansir dari laman Real Simple, Vasyukevich memperingatkan bahwa tidur menyamping dapat menyebabkan kerutan di sisi wajah tempat berbaring. Faktor besar dalam penuaan saat tidur adalah posisi tidur miring dan bergeser yang diciptakan pergerakan kulit terhadap bantal.
Posisi tidur ini cukup signifikan untuk membuat perbedaan nyata pada kulit dalam semalam, ini dapat membahayakan dan memicu penuaan dini pada wajah.
Selain itu, jika sudah menggunakan produk skincare apa pun, produk tersebut mungkin akan menyebar di bantal dan tidak terserap oleh kulit. Untuk mencegah kulit cepat tua dan lecet karena gesekan dengan sarung bantal, minimalkan efek negatif ini.
2. Tidur Tengkurap
Baca Juga : Gandeng Sekolah Binaan, MPM Honda Jatim Siapkan Puluhan Agen Safety Riding
Banyak orang yang suka tidur dengan cara ini, namun ini adalah cara tidur paling buruk bagi siapa saja. Hal ini karena kulit juga perlu bernapas. Posisi tengkurap mendorong seluruh wajah ke dalam bantal sehingga menyumbat folikel kulit.
Hal ini menyebabkan pori-pori tersumbat, jerawat, dan muncul garis-garis halus. Selain sirkulasi tidak cukup, tekanan juga menyebabkan mata bengkak dan muncul kantung mata.
Struktur wajah yang ditekan ke bantal setiap malam selama delapan jam itu merupakan tekanan yang besar bagi kulit. Lama-kelamaan, posisi ini bisa membuat wajah menjadi lebih datar dan memicu kerutan. Untuk menghindari hal itu, sebaiknya tidak tidur dengan posisi yang satu ini.
Posisi Tidur Terbaik
Melansir dari laman Times of India, tidur terlentang selalu merupakan salah satu cara terbaik untuk tidur. Mempertahankan sudut 20-30 derajat memungkinkan drainase cairan dalam tubuh lebih baik.
Tidur dengan posisi ini akan mengurangi garis-garis halus, kerataan kontur wajah, dan membuat kulit lebih muda, serta halus. Dibandingkan dengan tidur miring atau tengkurap, cairan tidak akan menumpuk di sekitar mata, sehingga menyebabkan bengkak.
Selain itu, wajah tidak akan menyentuh sarung bantal, sehingga menghindari pertukaran minyak dan kotoran secara bolak-balik. Ini akan mencegah iritasi kulit atau jerawat.
Demikian informasi seputar dua posisi tidur yang bisa menyebabkan munculnya kerutan meski usia masih muda. Semoga bermanfaat!