free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hiburan, Seni dan Budaya

Pekerja Migran Jadi Model di Hongkong, Kenakan Busana Milik Desainer asal Malang

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

27 - Feb - 2025, 20:27

Loading Placeholder
Deretan PMI di Hongkong yang ikuti ajang fashion (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hongkong mendapat kesempatan untuk menjajal panggung mode. Di bawah sentuhan tangan desainer asal Malang Andy Sugix, PMI tampil pada ajang fashion yang digelar oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Pada ajang yang berlangsung pada 2 Februari 2025 lalu di Mei Foo, Hongkong, Andy menggandeng PMI sebagai model dan make-up artist (MUA). Hal itu juga membuktikan talenta diaspora Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.  

Baca Juga : Kenali Ciri-Ciri Kurma Israel yang Diboikot, Jangan Sampai Tertipu

Menurut Andy, event tersebut bukan sekadar peragaan busana. Juga bentuk nyata apresiasi dan dukungan bagi PMI yang memiliki minat dan keterampilan pada bidang fashion. 

“Karena istilahnya kami ingin agar event ini punya legalitas. Dan kebetulan Miss Grand ini adalah national director untuk ajang Miss Grand International, dan dia sangat welcome sekali. Jadi walaupun mereka ini PMI, tetapi mereka juga sama saja, artinya memiliki bakat yang sama, talenta yang sama,” kata Andy, Kamis (27/2/2025). 

Andy Sugix bukan orang baru yang mendukung PMI. Ia sering terlihat pada sejumlah kegiatan yang melibatkan PMI. Mulai dari lomba kebaya, kompetisi make up hingga hunting foto bertema fashion. 

Menurut Andy, talenta yang dimiliki PMI sangat luar biasa. Hanya saja, mereka tidak memiliki wadah yang tepat untuk mengekspresikan. 

Pada event itu Andy melibatkan PMI yang berbakat pada bidang modeling, rias wajah, dan fotografi. Para MUA dari kalangan pekerja migran merias sesama PMI yang menjadi model, sementara fotografinya juga dikerjakan oleh mereka yang memiliki keahlian di bidang tersebut.  

“Biasanya kalau event fashion butuh panggung, pencahayaan, dan dana besar. Tapi kali ini kami memilih konsep minim budget, yaitu hunting photo session,” ungkap Andy.  

Disitu, Andy memberikan support pakaian rancangan pribadinya. Tema yang diusung merupakan fashion yang saat ini sedang naik daun di Indonesia. 

Baca Juga : Update Kondisi Paus Fransiskus Mulai Membaik, Insufisiensi Ginjal Ringan Teratasi

“Jadi mereka pakai baju rancangan saya, saya waktu itu membawa tren fashion sekarang, dan mengarahkan bagaimana sih make up yang sedang tren di tahun ini di Indonesia. Karena bagaimanapun kiblat mereka dalam make up itu tetap Indonesia,” beber Andy. 

Menurut Andy, PMI membutuhkan sentuhan dukungan moral dan pengakuan bakat mereka. Sehingga, event fashion yang digelar cukup membantu pada aspek psikologi mereka. 

“Mereka sebenarnya bisa saja merias wajah sendiri atau berfoto sendiri, tapi ketika ada orang Indonesia yang mendukung, mereka lebih percaya diri. Mereka butuh apresiasi dan motivasi,” beber Andy.  

Selama prosesi event, Andy mengaku mendapatkan pengalaman berkesan. Ia terharu melihat PMI setelah dirias dan menggunakan busana rancangan pribadinya. 

“Saat mereka sudah full make-up, dengan hair-do yang rapi, mengenakan pakaian yang saya desain, saya melihat sendiri betapa mereka bangga dengan diri mereka. Saya takjub. Mereka sangat kompak dan antusias,” tutur Andy.  


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Hiburan, Seni dan Budaya

Artikel terkait di Hiburan, Seni dan Budaya

--- Iklan Sponsor ---