free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Menakar Awal Ramadan, BHR Blitar Bersiap Rukyatul Hilal di Bukit Banjarsari

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

27 - Feb - 2025, 14:27

Loading Placeholder
Ilustrasi pemantauan hilal untuk menentukan awal Ramadan.

JATIMTIMES Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Blitar kembali menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1446 Hijriah. Pemantauan bulan sabit muda itu akan berlangsung di Bukit Banjarsari, Kecamatan Wonotirto, pada Jumat (28/2/2025) sore. Metode observasi yang diterapkan menggabungkan teknik konvensional dengan alat bantu optik guna memastikan akurasi hasil.

Jamil Mashadi, Humas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar, menjelaskan bahwa sesuai Keputusan Menteri Agama, pemantauan hilal di Blitar Raya dilakukan di dua lokasi. Kabupaten Blitar tetap mengandalkan Bukit Banjarsari, sementara Kota Blitar memilih rooftop Hotel Santika sebagai titik observasi. Kedua lokasi itu telah mendapatkan persetujuan resmi dari Kemenag RI.

Baca Juga : Wamendagri Bima Arya Minta Mas Ibin Kuatkan Sektor Pariwisata

"Pelaksanaan rukyatul hilal ini bertepatan dengan 29 Sya’ban 1446 Hijriah dan dimulai pukul 17.00 WIB. Kami membuka kegiatan ini untuk umum, sehingga masyarakat yang ingin menyaksikan langsung bisa datang," ungkapnya, Kamis (27/2/2025). 

Metode pemantauan hilal melibatkan sejumlah teknik, termasuk pengamatan dengan mata telanjang serta bantuan alat optik. Para pemerhati rukyah yang bertugas akan menentukan titik observasi yang dianggap strategis untuk menangkap kemunculan bulan sabit. Setelah itu, mereka akan melakukan pemantauan secara kontinu hingga matahari benar-benar tenggelam.

Menurut Jamil, hasil pengamatan nanti akan dikaji dan dilaporkan kepada hakim sebagai dasar penetapan awal Ramadan. "Kami akan memastikan semua proses berlangsung sesuai kaidah yang berlaku, baik dari aspek syar’i maupun astronomi," ujarnya.

Bukit Banjarsari telah menjadi lokasi rutin pemantauan hilal di Kabupaten Blitar. Letaknya yang tinggi dan minim polusi cahaya dinilai ideal untuk mengamati bulan baru. Kombinasi antara keahlian pengamat dan kecanggihan alat bantu optik diharapkan dapat menghasilkan data yang akurat.

Rukyatul hilal merupakan bagian dari tradisi Islam yang terus dipertahankan, meskipun teknologi kalender hijriah sudah semakin maju. Jamil menekankan bahwa meski hasil hisab dapat memperkirakan awal bulan, rukyat tetap memiliki peran penting dalam konfirmasi visual. "Ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk kehati-hatian dalam menjalankan ibadah," katanya.

Baca Juga : Sambut Ramadan, Polresta Sidoarjo Bagikan Ratusan Paket Sembako

Masyarakat Kabupaten Blitar, terutama kalangan santri dan akademisi, kerap menunjukkan antusiasme terhadap kegiatan ini. Tidak jarang, pengamatan hilal menjadi momentum edukatif bagi mereka yang ingin memahami lebih dalam tentang ilmu falak.

Dengan persiapan matang, BHR Kabupaten Blitar optimistis pelaksanaan rukyatul hilal kali ini dapat berlangsung lancar dan memberikan kepastian bagi umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadan.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---