JATIMTIMES - Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Jember, yang sebelumnya di jalan Ahmad Shidiq Talangsari Jember Kidul Kaliwates, mulai hari ini Rabu (25/2/2025) menempati kantor baru di Jalan Nusantara, kawasan GOR PKPSO Kaliwates Jember. Penempatan kantor baru ini ditandai dengan soft launching untuk mengawali uji coba layanannya.
Kepala ATR/BPN Kabupaten Jember Akhyar Tarfi, kepada sejumlah wartawan menyatakan, bahwa perpindahan ini, dikarenakan kantor yang lama, dianggap sudah tidak lagi representatif.
Baca Juga : Pedagang Bunga Ziarah Jalan Mawar Panen Berkah Jelang Ramadan
"Karenanya, kami bersyukur bisa mempunyai kantor baru, yang tujuannya agar layanan masyarakat yang akan mengurus administrasi pertanahan dapat lebih nyaman," ujarnya.
Ahyar menambahkan, selama ini, keberadaan kantor lama sudah sering mendapatkan keluhan masyarakat, di antaranya luar loket layanan yang sempit, tempat parkir dan ruang arsip yang sudah tidak lagi memadai. "Dengan adanya kantor baru, maka kami harapkan, pelayanan akan lebih meningkat, dan maksimal," bebernya.
Saat melakukan soft launching, terpantau ada kendala jaringan listrik yang mengalami gangguan, meski sebelumnya sudah dikoordinasikan bersama PLN Persero Jember. "Sebenarnya, kemarin sudah kami koordinasikan bersama PLN, untuk pemasangan gardu baru, tetapi mungkin masih dikoordinasikan. Karenanya, ini masih Soft launching, buat uji coba dulu," ujarnya.
Menanggapi efisiensi anggaran Pemerintah, menurut Tarfi tidak berimbas kepada layanan BPN Jember. "Karena, pemerintah kan fokus pada program strategis, sehingga layanan BPN tidak berimbas," ujarnya.
Termasuk penyelesaian Program PTSL, yang masih selesai 60 persen, dan masih tersisa 40 persen. "Kita harapkan, pada tahun 2025, rakyat Jember sudah memiliki sertifikat semua," tegasnya.
Baca Juga : Redam Gejolak Harga Jelang Ramadan, Pemprov Jatim Gelar Gerakan Pangan Murah di Kota Batu
Untuk PTSL, tahun 2025, kata Akhyar, ada 43 Desa yang sudah akan segera melaksanakan, dengan target sekitar 8.000 bidang. "Semoga bisa segera bisa diselesaikan, sehingga target dapat tercapai sesuai harapan," katanya.
Untuk itu, Akhyar berharap adanya dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember, sehingga dapat mendukung percepatan penyelesaian Program PTSL. "Semoga pemerintah daerah bersedia memberikan dukungan, dalam menyelesaikan program PTSL ini, sehingga target dapat segera diselesaikan," pungkasnya. (*)