JATIMTIMES - Zaman sekarang, botox adalah salah satu perawatan yang sudah tidak asing lagi di telinga. Namun, tidak banyak orang tahu jika botox bukan hanya dilakukan pada area wajah, tapi juga di bagian tubuh lainnya.
Hal ini dibeberkan Medical Doctor & Skincare Expert, Yessica Tania di media sosialnya Instagram baru-baru ini. “Siapa yang gak tahu botox jaman now? Kalau dulu masih dianggap taboo atau over, sekarang kayaknya sih udah "biasa",” ucap perempuan yang akrab disapa dokter Zie.
Baca Juga : Harga Telur Tinggi, Maling Curi Ratusan Butir Telur di Kedungkandang
Karena banyaknya pertanyaan masyarakat serta warganet, dokter Zie menjelaskan secara rincian apa itu botox. Botox merupakan kepanjangan dari Botulinum toxin atau botox.
Botox adalah cairan (racun) yang bekerja dengan melemahkan atau mengurangi kontraksi otot. Harganya pun bervariasi tergantung klinik dan merek yang digunakan.
“Ya bisa di 10.000-50.000 per unit. Ada klinik yang jual harus 1 botol/100 unit ada juga yang jual per unit,” ujar dokter Zie dikutip JatimTIMES, Minggu (23/2/2025).
Perawatan ini harus dilakukan dalam beberapa bulan sekali. Karena botox hanya bertahan 3 sampai 6 bulan saja.
Manfaat botox jika di dunia aesthetic treatment ini terkenal dengan mengurangi dan mencegah munculnya kerutan yang ada di wajah. Biasanya disuntikkan di area kerutan mata, antara alis, dahi, lipatan leher dan dagu.
Tak hanya itu saja, ternyata botox juga bisa dipakai di area lain dan kegunaanya tidak cuma untuk mencegah wrinkle. Seperti ketiak, rahang, gummy smile, betis, sakit kepala, brusixm dan pundak.
Pada bagian ketiak, biasanya disuntikkan dalam dosis tertentu, dengan tujuan untuk mengurangi produksi keringat dan mengurangi bau badan.
Bagian rahang, disuntikkan dengan tujuan ‘meniruskan’ wajah dengan cara melemahkan otot master. Jadi wajah terlihat lebih kecil.
Sedangkan pada pundak, disuntikkan dengan tujuan mengubah kontur leher dan bahu, jadi memberikan ilusi leher yang lebih panjang dan bahu yang tampak lebih ramping.
Pada Gummy Smile, disuntikkan untuk mengendurkan otot-otot di bibir atas dan membatasi naiknya bibir atas saat tersenyum. Sehingga gusi akan tetap tertutup.
Lalu pasa bagian betis, disuntikkan dengan tujuan ‘mengecilkan’ tampilan betis dengan cara melemahkan ototnya.
Kemudian pada sakit kepala disuntikkan dengan tujuan mengurangi headache tertentu. Jadi sakitnya jadi lebih bareable.
Baca Juga : Hujan Deras, Air Disertai Lumpur Meluap di Selecta, Seret Mobil hingga Rusak Pondok Ternak
Sedangkan pada brusixm, kebiasaan menggesekan gigi. Disuntikkan dengan tujuan membantu mengendurkan atau melemaskan otot rahang sehingga dapat mengurangi gejalanya.
Dokter Zie pun membagikan tips jika kalian botox:
1. Cari Dokternya
Cari yang kalian suka sama hasilnya, karena setiap dokter punya standar ‘cantik’ masing-masing, jadi hasilnya sesuai yang kalian mau. Pastikan yang suntik adalah dokter yang berlisensi.
2. Pastikan Kliniknya Terpercaya
Kalian harus cari tahu kliniknya terpercaya apa tidak. Jangan coba-coba di salon abal-abal.
3. Risiko
“Tahu kalau akan ada risikonya. Seperti prosedur medis lainnya, botox juga memiliki potensi efek samping,” tegas dokter Zie.
Contohnya nyeri pada area suntikan, memar, pembengkakan, atau rasa tidak nyaman. Lalu bisa sakit kepala hingga wajah menjadi tidak simetris misal (kelopak mata turun, alis naik sebelah, senyum yang naik sebelah dan lain-lain.