JATIMTIMES - Pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus, dalam kondisi kritis akibat menderita penyakit pneumonia. Pihak Vatikan menyatakan Paus Fransiskus dalam keadaan yang kritis.
"Kondisi Paus Fransiskus terus kritis setelah menderita krisis pernapasan seperti asma yang berkepanjangan" kata Vatikan dilansir BBC, Minggu (23/2/2025).
Baca Juga : Heboh Honorer Tidak Lolos P3K, Guru Salsa GTT Cantik di Jember Bikin Konten Video Syur
"Paus lebih tidak sehat daripada kemarin dan telah menerima transfusi darah," lanjut pernyataan itu.
Meski begitu, Vatikan memastikan pria berusia 88 tahun itu tetap sadar dan duduk di kursinya. Namun, Paus Fransiskus membutuhkan aliran oksigen yang tinggi dan prognosisnya masih belum pasti.
"Paus sedang dirawat karena pneumonia di kedua paru-parunya di Rumah Sakit Gemelli di Roma. Transfusi darah dianggap perlu karena jumlah trombosit yang rendah, yang terkait dengan anemia," kata Vatikan.
"Kondisi Bapa Suci masih kritis. Paus belum keluar dari bahaya. Bapa Suci terus waspada dan menghabiskan hari di kursi meskipun dia menderita lebih dari kemarin," tambah pernyataan itu.
Paus Fransiskus telah memimpin Gereja Katolik sejak 2013. Namun, beberapa tahun terakhir in, masalah kesehatan semakin menghantui sang pemimpin, yang sempat menjalani operasi besar pada 2021 dan 2023.
Rawat inap kali ini pun memicu keraguan atas kemampuannya untuk terus memimpin hampir 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia, bahkan memicu spekulasi mengenai kemungkinan pengunduran dirinya dan siapa yang nantinya akan mengambil alih kepemimpinan.
Sekretaris Negara Vatikan, Pietro Parolin, menanggapi isu tersebut kepada harian Corriere della Sera di Italia.
Baca Juga : Mencicipi Ayam Kampung Asap Kuah Pedas di Warung Banyuwangian Dau Malang, Lezat dan Bikin Nagih
Ia menyatakan bahwa diskusi mengenai hal itu adalah wajar, tetapi ia tidak akan terlibat dalam spekulasi.
"Sekarang kami sedang memikirkan kesehatan Bapa Suci, pemulihannya, kepulangannya ke Vatikan. Ini adalah satu-satunya hal yang penting," ujar kardinal tersebut.
Sementara itu, sekelompok biarawati dan pastor dari berbagai belahan dunia tampak berkumpul di luar pintu masuk RS Gemelli Di kamar khusus kepausan di lantai 10, mereka mendoakan kesembuhan sang Paus.
Pastor Brasil, Don Wellison, menyampaikan, "Kami berdoa hari ini untuk Bapa Suci Paus Fransiskus, dan harapan kami adalah ia akan pulih dengan baik dalam Rahmat Tuhan," demikian ucapnya.