free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Realisasi Penjualan Dimulai, Antam Pastikan Serap 30 Ton Emas Freeport

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Yunan Helmy

22 - Feb - 2025, 19:54

Loading Placeholder
Emas hasil produksi PT Freeport Indonesia mulai didistribusikan ke PT Antam.

JATIMTIMES - PT Aneka Tambang (Antam) dipastikan akan menyerap 30 ton emas olahan hasil produksi PT Freeport Indonesia (PTFI). Kini, penjualan sudah mulai berlangsung, dengan capaian penjualan emas seberat 125 kg dari PTFI ke Antam.

Penjualan emas itu merupakan bagian dari kontrak kerja sama selama lima tahun dengan nilai mencapai USD 12,5 miliar. "Freeport memproduksi 50 ton emas dan Antam menyerap 30 ton. Dampaknya luar biasa karena mampu menghemat cadangan devisa hingga ratusan triliun dalam lima tahun," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Sabtu (22/2/2025).

Baca Juga : Optimalisasi Pajak Hiburan, Bapenda Kota Malang Gunakan Perforasi Digital

Erick menambahkan, penjualan emas ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian jual beli logam emas antara PTFI dan Antam yang telah disepakati pada awal November 2024 lalu. Kerja sama ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Antam terhadap impor bahan baku logam mulia, terutama emas batangan.

Hal ini bagian sinergi Mining Industry Indonesia (MIND ID) dalam hilirisasi emas dan mengurangi impor. Erick menyampaikan, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong Kabinet Merah Putih menjalankan program strategis, termasuk swasembada energi dan hilirisasi sumber daya alam.

Dengan langkah strategis ini, Erick optimistis hilirisasi sektor pertambangan, khususnya emas, dapat semakin memperkuat posisi Indonesia di pasar global serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Cadangan emas kita itu nomor enam terbesar di dunia sekitar 2.600 metric ton, tapi untuk cadangan emas batangan, kita berada di peringkat 43 dunia," ucap Erick.

Dengan kerja sama Freeport dan Antam, lanjut Erick, Indonesia tidak harus mengirimkan raw material, melainkan semua sudah bisa diproses di dalam negeri dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional. Menurut Erick, kerja sama ini akan memberikan dampak besar bagi ketahanan ekonomi Indonesia.

"Kerja sama ini memberikan manfaat besar bagi perekonomian nasional. Hilirisasi adalah opsi yang tidak bisa ditawar," ujar Erick.

Di sisi lain, Direktur Utama Antam Nico Kanter menjelaskan, sinergi yang dijalin bersama PTFI ini merupakan wujud hilirisasi industri emas di Indonesia.

"Dengan adanya kerja sama ini tentunya membantu Antam meningkatkan sourcing bahan baku emas dari dalam negeri. Emas dari PT Freeport Indonesia nantinya akan diolah di pabrik pengolahan dan pemurnian milik kami untuk diproses menjadi produk logam mulia Antam," katanya.

Baca Juga : Pembebasan Lahan Capai 99,55 Persen, Konstruksi Tol Probowangi Dikebut

Nico juga menyebutkan, kerja sama ini akan mengoptimalkan produksi produk emas logam mulia Antam di tengah tingginya permintaan pasar. 

"Dengan adanya kepastian sourcing bahan baku emas dalam negeri di tengah momentum rekor tertinggi, harga emas akan memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai ketersediaan produk logam mulia Antam. Kami terus mengoptimalkan produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan tentunya akan meningkatkan kinerja Antam," tambahnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menjelaskan bahwa insiden yang terjadi di salah satu fasilitas kompleks smelter PTFI tidak membuat perusahaan berhenti untuk menjalankan komitmen perusahaan untuk hilirisasi pertambangan. Pembangunan PMR telah selesai dan memproduksi emas murni merupakan bukti keseriusan PTFI dalam menjalankan hilirisasi.

“Sebagai perusahaan yang memiliki pengolahan dan pemurnian terintegrasi dalam negeri mulai hulu hingga hilir, PTFI telah mewujudkan hilirisasi tembaga dan saat ini hilirisasi emas. Dalam waktu dekat akan menyusul hilirisasi perak,” kata Tony. 

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Yunan Helmy

--- Iklan Sponsor ---