free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Wisata

Penataan Koridor Kayutangan Heritage Versi Arsitek

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Feb - 2025, 16:46

Loading Placeholder
Koridor kawasan Kayutangan Heritage (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Wacana penataan koridor Kayutangan Heritage terus digulirkan. Baru-baru ini, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) wilayah Malang telah membuatkan desain awal. 

Ketua IAI Wilayah Malang, Ar Armudya Indra Permana membenarkan pihaknya telah membuatkan desain awal koridor Kayutangan Heritage. Ia menjelaskan bahwa desain yang dibuat itu merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Satuan Kerja Pengabdian Profesi IAI Cabang Malang. 

Baca Juga : Akhirnya 378 Desa di Kabupaten Malang Miliki BUMDes, Begini Kondisinya

“Kemarin masuknya IAI Cabang Malang dilakukan Satuan Kerja Pengabdian Profesi Malang outputnya adalah desain (Koridor Kayutangan Heritage),” kata Indra, Jum'at (21/2/2025).

Desain awal sendiri dijelaskan Indra telah diajukan kepada Pemkot Malang. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan koordinasi sesuai dengan petunjuk dari Pemkot Malang. 

“Tentunya ini melalui diskusi-diskusi dengan stakeholder, seperti dinas terkait hingga Wali Kota Malang yang baru,” kata Indra. 

Indra menjelaskan, konsep desain ini bakal mengganti mindset Koridor Kayutangan Heritage. Karena selama ini mindset koridor Kayutangan Heritage identik dengan jalan utama menjadi destinasi wisata Kota Malang. 

“Untuk konsep besarnya, kami mengusulkan untuk perubahan mindset selama ini Kayutangan yang identik dengan jalan utama, menjadi Kayutangan sebagai jalan destinasi wisata Kota Malang,” beber Indra. 

Rencana kedepan, Indra menjelaskan akan melakukan pelebaran pada pedestrian koridor Kayutangan Heritage. Rencananya pelebaran akan diratakan menjadi 6 meter kanan dan kiri jalan. 

“Jalan utamanya itu jadi 12 meter saja. Sekarang itu tidak rata lebarnya ada yang 4 meter ada yang 6 meter. Kami usahakan semaksimalnya untuk pelebaran,” imbuh Indra. 

Indra pun mengakui bahwa rencana pelebaran jalan ini akan berdampak pada kemacetan. Namun hal ini msmang bertujuan untuk desain tersebut. 

“Jadi memang gak semua kendaraan bisa melintasi. Di sana pasti macet. Dan harus lewat jalan alternatif lain. Karena tujuan orang ke sana nantinya ya wisata,” tambah Indra. 

Baca Juga : Tak Ada Mudik Gratis di Kota Malang Tahun 2025, Dishub: Silahkan Bagi yang Ingin Menggelar

Saat pedestrian dilebarkan, maka disitu akan diisi berbagai macam ornamen, sehingga memberi kenyamanan pengunjung. Indra menjelaskan mulai signane baru, kursi baru hingga penanda jalan. 

Tak hanya itu, reklame yang ada pada kawasan koridor Kayutangan Heritage bakal didesain dengan menarik. Sehingga pandangan mata pengunjung bisa lebih menarik. 

“Jadi reklame ini bakal jadi pemasukan untuk Pemkot Malang. Karena ini jadi tempat wisata, pastinya juga reklamenya bakal mahal,” beber Indra. 

Bahkan, lampu yang ada sekarang pada koridor Kayutangan Heritage pada desain IAI Cabang Malang bakal diganti. Karena menurutnya, lampu-lampu berwarna hijau di koridor itu tidak ada akar sejarahnya dengan Kota Malang.

“Kan yang itu identik dengan keraton ya mas, mungkin akan dicopot dan akan diganti yang ada kaitannya dengan Malang,” ungkap Indra. 

IAI Malang pun bakal mendesain lampu di Koridor Kayutangan Heritage itu dengan konsep Belanda atau kolonial. Hal ini dilakukan agar Kayutangan Heritage itu ada identitas Malang. 

“Kalau sekarang gak nyambung mas. Kita ini bukan Jogja, kita ini bukan Madiun. Jadi kami akan ganti. Lampunga menggunakan elemen-elemen yang ada di sana, elemen-elemen Belanda,” tutupnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

--- Iklan Sponsor ---