free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Serba Serbi

Doa Menyambut Ramadan, Memohon Keberkahan di Bulan Suci

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

21 - Feb - 2025, 08:19

Loading Placeholder
Ilustrasi menengadahkan tangan saat berdoa kepada Allah SWT. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon keberkahan. Berdasarkan Kalender Hijriah 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, awal Ramadhan 1446 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, tanggal ini masih bersifat sementara dan akan ditetapkan secara resmi melalui sidang isbat. 

Di awal bulan Ramadan, Rasulullah SAW memiliki kebiasaan membaca doa sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT. Salah satu doa yang beliau panjatkan diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami: 

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ 

Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī. 

Artinya: "Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di bulan Ramadhan." 

Hadits ini dikutip oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami dalam karyanya Ithafu Ahlil Islam bi Khususiyatis Shiyam (Maktabah At-Thayyibah: tanpa catatan tahun), halaman 108. 

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud ketika melihat hilal: 

هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ مرتين، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ ثَلاث مرات، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا ، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا 

Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā’a bi syahri kadzā. 

Artinya: "Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini." (HR Abu Dawud). 

Doa lainnya yang dibaca Rasulullah SAW ketika melihat hilal juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Doa ini kemudian dikutip dalam kitab Ithafu Ahlil Islam bi Khususiyatis Shiyam, halaman 109: 

اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ العَظِيْمِ، اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ الْقَدَرِ، وَمِنْ شَرِّ الْمحَشْرِ 

Allāhu akbaru, lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīmi. Allāhumma innī as’aluka khaira hādzas syahri, wa a‘ūdzu bika min syarril qadari, wa min syarril mahsyari. 

Artinya: "Allah Maha Besar. Tiada daya dan upaya kecuali berkat pertolongan Allah yang Maha Agung. Aku memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini (Ramadhan). Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir dan keburukan mahsyar." (HR Ahmad) 

Hadits di atas juga dikutip dalam riwayat Imam Ahmad, yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca doa ini setiap kali melihat bulan sabit. 

Demikian doa-doa yang bisa dibaca umat Islam untuk menyambut bulan Ramadhan. Semoga Allah SWT memberikan kita kemudahan dalam menjalankan ibadah puasa dan keberkahan di bulan puasa nanti.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi

--- Iklan Sponsor ---