JATIMTIMES – Pemerintah Kota Blitar memaparkan hasil kinerjanya selama tahun anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar, Selasa (18/2/2025). Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang disampaikan Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso, M.Pd, menjadi refleksi atas pencapaian sekaligus pekerjaan rumah yang harus dituntaskan sebelum masa jabatan berakhir.
Dalam forum yang berlangsung di Graha Paripurna DPRD Kota Blitar itu, Santoso menjelaskan bahwa 2024 adalah tahun ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Fokus utama Pemkot Blitar selama periode tersebut adalah pembangunan infrastruktur berkualitas dan berwawasan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Baca Juga : Banyuwangi Kota Banjir, Pj Sekda Sebut Sistem Drainase Cukup Baik
“Sudah disampaikan dokumen LKPJ, akan dibahas nanti sampai Maret, Insya Allah sudah purna,” ujar Santoso. Ia menegaskan bahwa evaluasi terhadap LKPJ ini akan menjadi dasar bagi rekomendasi DPRD, yang nantinya akan diteruskan kepada wali kota berikutnya.
Santoso merinci sejumlah indikator yang menunjukkan kemajuan Kota Blitar sepanjang 2024. Angka kemiskinan turun menjadi 6,75%, dengan jumlah penduduk miskin yang kini tersisa 9.860 jiwa. Tingkat pengangguran pun berhasil ditekan menjadi 5,11%, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 5,24%.
Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Blitar tercatat sebesar 81,44%, melampaui rata-rata provinsi. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif dengan peningkatan dari 5,29% menjadi 5,44%. Secara keseluruhan, Pemkot Blitar mengklaim telah meraih 66 prestasi sepanjang tahun lalu.
Namun, LKPJ bukan sekadar deretan angka keberhasilan. Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim, menekankan bahwa dewan akan mencermati setiap aspek laporan tersebut sebelum memberikan rekomendasi final. “Iya nanti kami akan pelajari, akan kami lihat lebih lanjut dokumennya,” ujarnya singkat.
Baca Juga : PBNU Usul Pemerintah Bentuk Kementerian Haji Indonesia
Evaluasi LKPJ 2024 akan berlangsung hingga Maret mendatang. Di balik berbagai capaian positif yang dipaparkan Pemkot Blitar, publik tentu menanti sejauh mana rekomendasi DPRD dapat mendorong perbaikan dan kesinambungan kebijakan di pemerintahan berikutnya.