JATIMTIMES - Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Jawa Timur (Jatim) 2025 rencananya bakal digelar bulan Juni mendatangm Malang Raya yang meliputi Kabupaten Malang Kota Malang dan Kota Batu menjadi tuan rumah.
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan, di Porprov Jatim 2025 mendatang, pihaknya menargetkan Kabupaten Malang dapat meraih juara dengan masuk ke dalam tiga besar. Terlebih lagi, Kabupaten Malang menjadi salah satu tuan rumah dalam ajang Porprov Jatim 2025.
Baca Juga : Juara Pencak Silat Nasional, Kapolda Jatim Beri Penghargaan Anggota Polresta Malang Kota
"Jangan sampai jadi tuan rumah, kita lupa. Maka kalau porprov sebelumnya kita di lima besar, maka untuk Porprov Jatim 2025 ini saya targetkan bagaimana kita bisa tiga besar," ungkap Didik, Senin (17/2/2025).
Menurut Didik, jika Kabupaten Malang tidak masuk dalam tiga besar, maka dirinya merasa malu. Pasalnya, Kabupaten Malang sebagai tuan rumah harus menunjukkan kualitas sederet fasilitas penunjang beserta para atletnya.
Apalagi, dari 65 cabang olahraga atau cabor yang dipertandingkan, sebanyak 34 cabor akan terpusat di Kabupaten Malang. Setidaknya separuh lebih cabor akan dipertandingkan di Kabupaten Malang untuk perebutan sederet juara.
"Sebagai tuan rumah, jangan sampai nyuwun sewu (tidak juara). Malu dong. Ini menunjukkan prestasi kerja KONI. Ini menjadi tolok ukur keberhasilan KONI, khususnya di bidang keolahragaan," tandas Didik.
Baca Juga : Pemkab Malang Matangkan Kesiapan Fasilitas untuk Sambut Porprov Jatim 2025
Sementara itu, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sedang fokus mematangkan persiapan fasilitas penunjang dan kesiapan para atlet untuk menyukseskan gelaran Porprov Jatim 2025.
Menurut Didik, sinergi dan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah perlu dilakukan untuk menyukseskan gelaran Porprov Jatim 2025 di semua lini, termasuk di dalamnya untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Malang. Terlebih lagi, nantinya akan ada 14 ribu orang yang akan hadir dalam gelaran Porprov Jatim 2025 yang terdiri dari para atlet, pelatih, ofisial, hingga keluarga atlet.