free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Serba Serbi

7 Negara yang Membayar Warga Asing untuk Menetap, Bisa Jadi Pilihan #KaburAjaDulu

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

16 - Feb - 2025, 18:25

Loading Placeholder
Salah satu bangunan ikonik di Extremadura, Spanyol. (Foto: Unsplash)

JATIMTIMES - Tren tagar #KaburAjaDulu sedang ramai di platform X dan media sosial lainnya. Tren ini bahkan membuat banyak orang mencari alternatif tempat tinggal di luar negeri.

Ternyata, ada beberapa negara yang tidak hanya membuka pintu bagi pendatang, tetapi juga menawarkan insentif finansial bagi mereka yang bersedia menetap. 

Berikut adalah tujuh negara yang siap membayar warga asing untuk menjadi penduduk mereka, sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber: 

1. Extremadura, Spanyol
Pada 2024, wilayah Extremadura di Spanyol menghadapi masalah penurunan populasi. Sebagai solusi, pemerintah setempat meluncurkan program "Hidup di Ambroz", yang memberikan dana hibah hingga Rp 250 juta bagi pendatang yang bersedia menetap di sana selama minimal dua tahun. 

Pendaftaran dibuka pada September dan dilakukan secara daring, dengan syarat:
- Tidak tinggal di Extremadura dalam enam bulan terakhir
- Memiliki izin tinggal di Spanyol dan nomor identitas asing
- Berprofesi sebagai pekerja remote di industri teknologi
- Warga negara non-Uni Eropa (UE) 

2. Albinen, Swiss
Desa Albinen di Swiss menghadapi tantangan serupa dengan populasi yang semakin berkurang. Pemerintah menawarkan insentif Rp 998 juta bagi keluarga dengan empat anggota yang bersedia menetap di sana.
Namun, ada beberapa ketentuan:
- Usia di bawah 45 tahun
- Berkewarganegaraan Swiss atau sudah tinggal di Swiss selama minimal 10 tahun
- Rumah yang dibeli harus bernilai minimal Rp 3,59 miliar
- Wajib tinggal di Albinen selama 10 tahun 

3. Ponga, Spanyol
Di wilayah Asturias, Ponga menawarkan Rp 49,9 juta untuk keluarga yang memilih menetap di sana. Meski aksesnya agak sulit, lanskap pegunungan yang indah membuatnya cocok bagi mereka yang ingin hidup lebih dekat dengan alam.

Baca Juga : Pelunasan Haji Ditutup hingga 14 Maret, Ini Biaya Tiap Embarkasinya

Menurut Wayne, seorang ekspatriat yang sudah menetap di Ponga:
"Pemandangannya luar biasa, dan daerah ini juga terkenal dengan produksi anggur berkualitas tinggi." 

4. Jepang
Pemerintah Jepang menyediakan dana 4,8 juta yen (Rp 495 juta) bagi pendatang yang bersedia tinggal di daerah pedesaan sebagai bagian dari program revitalisasi. 

Banyak desa kecil di Jepang mengalami depopulasi karena penduduk mudanya lebih memilih tinggal di kota-kota besar seperti Tokyo dan Kyoto. Beberapa lokasi yang termasuk dalam program ini adalah:
- Takahama (Prefektur Fukui) – dikenal dengan pantai indahnya
- Shimokawa-cho (Hokkaido) – kawasan pegunungan yang menawarkan kehidupan dekat dengan alam 

5. Antikythera, Yunani
Pulau kecil Antikythera di Yunani menawarkan skema insentif dengan membayar Rp 7,9 juta per bulan selama tiga tahun bagi pendatang yang bersedia menetap di sana. 

Program ini disponsori oleh Gereja Ortodoks Yunani, dengan prioritas utama diberikan kepada keluarga Yunani. Namun, kesempatan ini juga terbuka bagi warga negara lain.

Hingga kini, belum ada kepastian apakah program ini masih tersedia, mengingat sudah lima tahun sejakkabur aja dulu pertama kali diumumkan. 

6. Sardinia, Italia
Pulau Sardinia di Italia menawarkan dana hibah sebesar Rp 253 juta untuk mendorong keluarga muda menetap di desa-desa kecil yang penduduknya kurang dari 3.000 jiwa.
Namun, dana ini memiliki syarat khusus, di antaranya sebagai berikut: 
- Harus digunakan untuk renovasi rumah atau infrastruktur desa
- Tujuannya untuk membantu perekonomian Sardinia dan mencegah desa-desa semakin sepi 

7. Kanada
Tak hanya di Eropa dan Asia, skema insentif juga tersedia di Amerika Utara, tepatnya di Kanada. Pemerintah menawarkan Rp 239 juta sebagai subsidi biaya kuliah bagi mereka yang bersedia belajar di Kanada selama empat tahun sebelum pindah secara permanen ke wilayah berpenduduk jarang. 

Itulah beberapa negara yang bisa jadi alternatif untuk tempat tinggal setelah memutuskan untuk #KaburAjaDulu. Gimana tertarik untuk mencoba?


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi

--- Iklan Sponsor ---