free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Politik

Pilkada Kota Batu 2024

Bisnis Akomodasi Menjamur di Kota Batu, Paslon KriDa Siapkan Strategi Agar Sirkulasi Ekonomi Merata

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

18 - Nov - 2024, 18:23

Loading Placeholder
Kresna Dewanata Phrosakh alias Dewa menyampaikan visi dan misi soal pemerataan ekonomi bisnis akomodasi di Kota Wisata Batu.(Foto: Tim Media KriDa)

JATIMTIMES - Seiring melesatnya industri pariwisata, bisnis akomodasi pengingapan seperti rumah singgah dan vila tumbuh menjamur di Kota Batu. Meski begitu penyedia jasa penginapan tersebut masih kalah bersaing dengan hotel-hotel. Paslon Krisdayanti-Kresna Dewanata Prosakh (KriDa) merumuskan sejumlah strategi agar sirkulasi ekonomi merata.

Salah satu langkah yang akan dilakukan dengan menerapkan klasterisasi dan klasifikasi kelas yang imbasnya terhadap besaran pungutan pajak. Program ini ditujukan agar jasa penginapan seperti vila maupun rumah singgah tak tumbang. 

Baca Juga : Plt. Bupati Malang Apresiasi Program Khusus Sarjana Desa Berprestasi dari Universitas Kepanjen

"Melalui klasterisasi, akan ada asas keadilan dalam penarikan pajak. Disesuaikan dengan kemampuan berdasarkan kelas usahanya. Jika kelasnya home stay maka besaran pajaknya harus berbeda dengan hotel, begitu juga dengan villa. Kalau hotel pastinya pajak akan lebih tinggi," terang Cawawali Kota Batu, Kresna Dewanata Prosakh saat ditemui, belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Mas Dewa itu beranggapan, dengan diterapkannya sistem klasterisasi itu, dapat terlihat pemasukan PAD di Kota Batu. Dia melihat, kebocoran pajak terutama di home stay terjadi ketika pajak naik hampir sama dengan hotel. 

Lebih lanjut, untuk mewujudkan pemerataan perputaran ekonomi di jasa akomodasi tersebut. Mas Dewa juga sudah menyiapkan terobosan, berupa scan barcode di masing-masing home stay maupun villa. Dengan hadirnya scan barcode tersebut, maka okupansi home stay dan villa akan diketahui. Untuk mewujudkan terobosan ini, penyedia jasa akomodasi home stay dan villa harus menjadi cluster terlebih dahulu.

"Jika sering kosong, sering tidak ada tamu kemudian pajaknya sama dengan yang banyak tamunya ini kan tidak adil. Tapi kalau mereka terbuka, kami bisa tahu okupansinya seperti apa dan pajaknya bisa kami sesuaikan," urainya. 

Demi menciptakan kesetaraan yang diharapkan, pihaknya akan mendorong Bapenda Kota Batu untuk bisa menyelesaikan data-data yang dibutuhkan. Ia yakin, hotel di Kota Batu tidak mungkin menampung semua wisatawan. Apalagi pada hari-hari akhir pekan yang sering membludak.

"Bahkan banyak wisatawan yang lari ke Kota Malang dan Kabupaten. Padahal di Kota Batu masih bisa ditampung melalui home stay dan villa. Karena itu ketika ada home stay yang mereka belum punya promosi bagus, akan kami bantu melalui sistem terpadu," tutur Dewa. 

Baca Juga : Klaim Kemenangan dari Survei Tak Relevan, Tim WALI Nilai Abadi Mulai Khawatir

Anggota DPR RI 2 dua periode itu juga melihat, keberadaan hotel, home stay dan villa di Kota Batu sangat dibutuhkan. Karena itu dia ingin penyedia jasa penginapan tersebut dapat menjadi partner Pemkot Batu dalam sektor pertanian. Bisnis akomodasi dinilai dapat menjadi pangsa pasar bagi petani dan peternak Kota Batu.

Oleh sebab itu, pihaknya berencana menjadikan mitra antara penyedia jasa penginapan dan pertanian di Kota Batu. Sehingga sirkulasi keuangan hanya akan berputar di Kota Batu saja. 

"Seperti buah dan sayur hasil pertanian, kemudian susu hasil peternakan bisa ditampung melalui jasa akomodasi tersebut. Pastinya hotel, home stay dan villa menyediakan makan pagi ataupun makan malam. Mereka pasti butuh sayuran, buah, susu dan bahan-bahan lain yang bisa dihasilkan dari Kota Batu. Itu jadi cara kami mewujudkan dari Batu untuk Batu," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Politik

Artikel terkait di Politik

--- Iklan Sponsor ---