JATIMTIMES - Video dukungan pengurus PPDI di Kabupaten Tulungagung pada salah satu pasangan calon Pilkada yang didalami Bawaslu, tak dapat diregister. Hal ini disampaikan ketua Bawaslu Kabupaten Tulungagung, Pungki Dwi Puspito saat dikonfirmasi media ini melalui perpesanan WhatsApp, Kamis (10/10/2024).
Laporan dugaan pelanggaran netralitas perangkat desa (PPDI) ini menurut Pungki tidak dapat diregister, lantaran tidak memenuhi syarat material.
Baca Juga : Bawaslu Blitar Awasi Ketat Rekrutmen KPPS, Temukan 21 Nama Terindikasi Pernah Jadi Saksi Pemilu
"Laporan tidak bisa diregister karena tidak memenuhi syarat material," terang Pungki.
Dengan demikian, Ketua Bawaslu menegaskan bahwa tidak lanjut laporan adanya dugaan pelanggaran ini dihentikan.
Video ini sempat dilaporkan ke Bawaslu setelah viral di media sosial.
Seperti diketahui sebelumnya, video berdurasi 9 detik dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yang mendeklarasikan dukungan ke salah satu pasangan calon Pilkada Tulungagung ini viral. Video ini dengan jelas menyampaikan bahwa PPDI mendukung pasangan calon yang ikut kontestasi dalam Pilkada.
Dalam video, ada ketua PPDI Suyono dan pengurus lainnya bersama pasangan calon serta satu ketua partai pengusung.
Suyono ketua PPDI Kabupaten Tulungagung saat dikonfirmasi mengatakan bahwa video itu dibuat sudah cukup lama. Namun ia tidak menyebutnya hari dan tanggalnya,ml melainkan hanya menjelaskan bahwa pihaknya diundang oleh pasangan calon.
"Kita di undang terus itu sudah lama terus beliaunya (pasangan calon) minta vidio," ucap Suyono, Kamis (26/9/2024).
Karena diminta oleh pengundang, Suyono mengaku tidak bisa menolak untuk di video pernyataan dukungan itu. "Mosok kita menolak kan gak etis," sambungnya.
Baca Juga : Tonton Piala Dunia, Harga Paket untuk Berlangganan Lengkap dengan Cara Daftarnya
Setelah video diambil, Suyono mengaku telah berpesan pada pengundang agar tidak disebar. Namun, ternyata video itu menyebar dan menjadi viral setelah masuk masa kampanye.
"Tapi kita minta gak disebar, eh ini kok nyebar," ungkap Suyono.
Apakah dengan tersebarnya video ini, PPDI akan melaporkan penyebabnya ke polisi. Suyono memastikan tidak akan lapor dengan dalih tidak mau cari masalah.
"Gak usah (lapor), PPDI tidak mau cari masalah, enak berteman," tegasnya.