JATIMTIMES – Tiga mahasiswa Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik (UIN Maliki) Malang lulus tanpa skripsi. Kelulusan tiga mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Arab UIN Malang ini adalah dengan mengganti skripsi dengan mempublikasikan artikel.
Artikel-artikel yang ditulis oleh tiga mahasiswa ini, bahkan telah berhasil terbit di berbagai jurnal nasional yang terindeks Sinta 2 dan Sinta 3. Tiga mahasiswa yang telah sukses mempublikasikan artikel jurnal tersebut adalah Sulukul Muhimmah, Hanania Hanum Sa'bania, dan Ulfatil Mustafidah.
Baca Juga : Pelatihan Kompos dan Tanam Hidroponik di UM, Gerakan Hijau Bersama di Lika-Liku 2024
Kian membanggakan, bahwa ketiga mahasiswa ini bukan hanya lulus tepat waktu, tetapi juga berhasil menyelesaikan seluruh persyaratan akademis lebih awal pada semester delapan.
Sulukul Muhimmah berhasil menerbitkan artikelnya yang berjudul “The Internalization of Character Education Values and the Concept of Happiness Through the Short Story "Al-Saeed Hasan" by Kamil Kailani: Children's Literature Study” di Jurnal Eralingua yang dikelola oleh Universitas Negeri Makassar. Jurnal ini terindeks Sinta 2, salah satu peringkat tertinggi dalam klasifikasi jurnal ilmiah nasional.
Sementara itu, Hanania Hanum Sa'bania menerbitkan artikelnya dengan judul "Trust Issue Analysis: Psycholinguistic Study In Sherine Abdel Wahab Garh Tany's Song Albums" di Jurnal Tsaqofiya dari IAIN Ponorogo, dan Ulfatil Mustafidah dengan artikel bertajuk "Social Action in the Movie Alkhallat: Talcott Parson's Structural Functional Study" di Jurnal ONOMA, Universitas Cokroaminoto Palopo, keduanya terindeks Sinta 3.
Kaprodi Bahasa dan Sastra Arab, Dr. Abdul Basith, M.Pd menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa yang lulus dengan mempublikasikan artikel ini. Pencapaian ini, menurutnya dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya untuk juga memaksimalkan potensi yang dimilik, khususnya dalam menghasilkan artikel ilmiah.
"Tentunya ini hasil dari kerja keras para mahasiswa maupun dosen pembimbing. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa di Prodi BSA untuk terus berprestasi dan menghasilkan karya ilmiah berkualitas," katanya.
Lebih dari itu, pencapaian ini tentunya juga membuktikan bahwa mahasiswa Prodi BSA mampu berkembang dan memberikan kontribusi nyata pada bidang akademik melalui publikasi ilmiah.
"Yang jelas selamat untuk mereke bertiga," katanya.
Pengakuan artikel sebagai pengganti skripsi, juga menjadi bentuk konkret komitmen dari Fakultas Humaniora dalam implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Maka dari itu, langkah ini memberikan opsi lain bagi para mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhirnya. Selain itu, upaya ini juga mendorong dalam upaya peningkatan produktivitas publikasi ilmiah bagi mahasiswa dan dosen.
Sebelumnya, selain ketiga mahasiswa tersebut, mahasiswa Fakultas Humaniora lainnya juga lulus tanpa skripsi. Mahasiswa tersebut adalah Ula Robbithotul Rohmah. Artikel miliknya berjudul
Baca Juga : Dukung Program Pendidikan di Banyuwangi, MUI Glagah Gelar Pembinaan Mental Spiritual
"Gadgets and English Vocabulary Acquisition of Rural Preschool Children in Malang". Artikelnya ini telah terbit di Journal of Linguistics and English Teaching Studies (LETS), terakreditasi Sinta 4.
Selain Ula, juga terdapat mahasiswa lain yang juga berhasil menerbitkan artikel jurnal terakreditasi nasional. Ia adalah Santi Agustin. Artikel yang diterbitkannya berjudul “Indonesian University Students’ Practices and Perspectives on Translanguaging” di Jurnal JEFL, Terindeks Sinta 2.
Kemudian, adalagi mahasiswa yang juga berhasil menerbitkan karya jurnalnya pada jurnal terakreditasi, yakni Munawaroh. Jurnal Karya Munawaroh yang berhasil terbit di Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab, Terindeks Sinta 2, berjudul "Muslim Character Values in Cartoon Sulukiyyat Al-Muslim Al-Shaghir Based on Roland Barthes’ Semiotic Perspective".
Kemudian ada lagi mahasiswa yang juga berhasil menerbitkan artikelnya di Jurnal LIRE Universitas Bangka Belitung, Terindeks Sinta 3. Aditia Anwari yang merupakan mahasiswa berhasil menerbitkan artikel berjudul "Exploring The Complex Narratives of Toxic Masculinity on The Instagram Account.