JATIMTIMES - Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Blitar, Syauqul Muhibbin dan Elim Tyu Samba, resmi mendapatkan nomor urut 2 dalam pengundian nomor urut pasangan calon Pilkada Kota Blitar 2024. Pengundian ini berlangsung di Gedung Kesenian Aryo Blitar pada Senin malam, 23 September 2024.
Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, mengaku bersyukur dengan nomor urut yang mereka terima. "Semua nomor itu baik. Saat pengundian, saya diberi pilihan kanan. Dalam keyakinan kami, Insyaallah nomor ini baik. Baik untuk kami dan juga untuk warga Kota Blitar," ungkap Mas Ibin yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PP GP Ansor.
Baca Juga : Tri Rismaharini Terhimpit Dua Kader NU di Benteng Massa Nahdliyin di Pilgub Jatim
Ia menambahkan bahwa nomor urut 2 membawa optimisme bagi timnya. Menurutnya, dalam Pemilu, yang terpenting adalah memenangkan hati rakyat. "Pemilu itu intinya adalah soal memenangkan hati masyarakat. Kami tidak memiliki persiapan khusus, yang penting kami terus turun ke lapangan, mendengarkan keluhan warga, dan menyampaikan visi-misi kami secara langsung," ujarnya dengan penuh semangat.
Pasangan Syauqul Muhibbin dan Elim Tyu Samba diusung oleh koalisi partai yang terdiri dari PKB, PAN, Partai NasDem, Partai Demokrat, PKN, dan PSI. Dengan total dukungan suara sah DPRD sebanyak 30.846 suara, pasangan ini tampil percaya diri menghadapi tahapan Pilkada yang semakin dekat.
Elim Tyu Samba, calon wakil wali kota mendampingi Mas Ibin, juga menyatakan kebahagiaannya atas nomor urut yang didapatkan. Baginya, nomor urut tidak menjadi persoalan besar. "Nomor satu atau nomor dua sama saja bagi kami. Dengan nomor urut 2, kami semakin yakin dan bersemangat untuk berjuang bagi warga Kota Blitar. Insyaallah sae (baik)," ujar Elim sambil tersenyum.
Pasangan ini memperkenalkan dirinya dengan akronim "SAE", yang diambil dari bahasa Jawa, bermakna baik atau bagus. Akronim tersebut sekaligus mencerminkan harapan mereka untuk membawa kebaikan dan perbaikan bagi Kota Blitar. Kampanye dengan tema “SAE” diharapkan dapat menarik simpati masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan dan kesejahteraan di kota tersebut.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, mengatakan bahwa proses pengundian nomor urut berlangsung lancar tanpa hambatan. Menurutnya, pengundian nomor urut merupakan tahapan penting dalam Pilkada karena nomor urut ini akan menjadi identitas paslon di surat suara dan digunakan dalam kampanye.
"Nomor urut ini memiliki peran penting, bukan hanya sebagai penanda di kertas suara, tetapi juga digunakan sebagai branding oleh masing-masing pasangan calon dalam kampanye mereka. Kami berharap setelah pengundian ini, kedua paslon dapat menjalankan kampanye secara damai dan beretika," ujar Rangga.
Tahapan selanjutnya, tambah Rangga, adalah penandatanganan Deklarasi Pilkada dan Kampanye Damai yang dilakukan pada Selasa, 24 September 2024. Deklarasi ini bertujuan untuk memastikan komitmen para pasangan calon dalam menjalankan kampanye yang bersih dan damai, sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh KPU dan Bawaslu.
Baca Juga : Diguyur Hujan Deras, Atap Rumah Warga di Desa Sumberjo Kota Batu Ambruk
Selain itu, Rangga juga mengingatkan bahwa KPU bersama dengan pihak terkait, termasuk Bawaslu dan aparat keamanan, akan memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan aman dan kondusif. "Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak agar Pilkada Kota Blitar 2024 berlangsung dengan lancar dan damai," tambahnya.
Dengan ditetapkannya nomor urut, suasana politik di Kota Blitar semakin memanas. Kedua pasangan calon kini bersiap memasuki masa kampanye yang diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk lebih mengenal calon pemimpin mereka. Kampanye Pilkada Kota Blitar 2024 akan berlangsung hingga mendekati hari pemungutan suara pada November mendatang.
Masyarakat Kota Blitar pun mulai memperhatikan dengan lebih seksama visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan oleh kedua paslon. Para pemilih berharap agar Pilkada tahun ini dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi kota tercinta.